Berita

Presiden Alejandro Giammattei (tengah) mengenakan masker, meninjau rumah sakit lapangan untuk merawat pasien Covid-19 di Guatemala City, 21 Maret 2020/Net

Dunia

Guatemala Longgarkan Pembatasan, Presiden Alejandro Giammattei Minta Warga Tetap Waspada

SELASA, 28 JULI 2020 | 07:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Meskipun masih terjadi peningkatan kasus Covid-19 yang signifikan, Guatemala mulai melonggarkan aturan pembatasan yang diberlakukan pada empat bulan lalu. Beberapa fasilitas ekonomi juga sudah mulai dibuka kembali pada Senin (27/7).

Pada Maret lalu, negara Amerika Tengah itu menutup perbatasannya dan menerapkan jam malam, selain itu mereka juga menangguhkan transportasi umum dan kegiatan ekonomi di sektor-sektor yang tidak dianggap penting.

Kini, meskipun pembukaan kembali dilakukan, Presiden Guatemala Alejandro Giammattei meminta warganya agar tetap waspada akan bahaya yang masih mengancam.


“Teman-teman yang terkasih, kami membutuhkan komitmen semua orang. Keputusannya tidak mudah,” kata Giammattei, seperti dikutip Reuters, Senin (27/7).

Berbagai industri dapat kembali beroperasi, transportasi umum secara bertahap akan mulai berjalan dan pusat perbelanjaan dan restoran dapat dibuka kembali mulai hari Senin. Perbatasan negara itu masih tetap ditutup dan peraturan jam malam masih akan diberlakukan.

Terlepas dari relaksasi langkah-langkah kesehatan, hampir setengah dari kota-kota Guatemala tetap berstatus merah, yang berarti kasus belum mereda.

Pada hari Senin (27/7), Guatemala melaporkan 45.053 total kasus Covid-19 dengan 1.734 kematian.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya