Berita

Pemerintah Maroko memberlakukan lockdown secara parsial untuk menghentikan penyebaran virus corona/Net

Dunia

Covid-19 Menyebar Lagi, Maroko Kunci Kota-kota Besar

SENIN, 27 JULI 2020 | 11:42 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Maroko kembali memberlakukan lockdown, namun tidak secara nasional melainkan hanya beberapa kota besar yang mengalami lonjakan kasus Covid-19.

Kementerian Dalam Negeri pada Minggu (26/7) mengumumkan, beberapa kota besar yang dikunci adalah Tangier, Casablanca, Marrakech, Fez, dan Meknes. Di mana seluruh transportasi umum ditangguhkan.

Kementerian juga mendesak agar warga di kota-kota tersebut untuk tetap tinggal di dalam rumah, kecuali mendesak, melansir Anadolu Agency.


Maroko sendiri pada awalnya memberlakukan kuncian secara nasional pada 20 Maret. Namun dicabut pada 20 Juni dengan melonggarkan berbagai pembatasan sosial, kecuali penerbangan internasional.

Sayangnya, relaksasi tersebut memicu lonjakan kasus baru.

Kementerian Kesehatan melaporkan, ada 633 kasus baru Covid-19 yang dikonfirmasi pada Minggu. Sehingga totalnya menjadi 20.278 secara nasional dengan 313 kematian dan 16.438 telah pulih.

Maroko sendiri menjadi negara di Afrika yang cukup berhasil mengendalikan virus. Saat ini, Maroko sudah melakukan 1,1 juta tes dan mewajibkan penggunaan masker.

Pemerintah juga telah memperpanjang dekrit darurat hingga 10 Agustus.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya