Berita

Ilustrasi penanganan pasien Covid-19/Net

Dunia

Pasien Covid-19 Terus Berdatangan, Rumah Sakit Texas Buat 'Panel Kematian'

SENIN, 27 JULI 2020 | 11:10 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Meningkatnya infeksi virus corona di negara bagian Texas, Amerika Serikat (AS), membuat sebuah rumah sakit di pedesaan kewalahan hingga harus membentuk "panel kematian".

Starr County Memorial Hospital, satu-satunya rumah sakit di Kabupaten Starr kewalahan menerima pasien Covid-19 yang terus berdatangan. Para tenaga medis akhirnya membuat sebuah panel dan pedoman perawatan kritis.

Disebut "panel kematian" karena para dokter terpaksa harus memutuskan pasien Covid-19 mana yang akan dirawat dan mana yang akan dikirim pulang. Mereka yang dikirim pulang adalah pasien yang dianggap "tidak bisa diselamatkan".


Panel tersebut dibentuk untuk meringankan sumber daya medis rumah sakit yang terbatas sehingga dokter dapat fokus pada pasien dengan tingkat kelangsungan hidup yang lebih tinggi, mengutip The Guardian, Senin (27/7).

Selama berbulan-bulan, Kabupaten Starr berhasil menghindari infeksi virus corona. Namun semua berubah pada awal Juli ketika terjadi lonjakan kasus di sana. Hingga pada 24 Juli, terdapat 1.769 kasus yang dikonfirmasi dengan 17 kematian.

Kabupaten Starr sendiri berlokasi di sepanjang perbatasan AS dan Meksiko dengan 64 ribu populasi. Para pejabat menyalahkan warga yang melakukan pertemuan sosial di tengah pandemik, khususnya ketika Hari Kemerdekaan 4 Juli.

"Kami melihat peningkatan risiko selama 4 Juli dan liburan," ujar Hakim Kabupaten Starr, Elroy Vera.

"Sayangnya, Starr County Memorial Hospital yang memiliki sumber daya dan dokter yang terbatas harus memutuskan siapa yang menerima perawatan,dan siapa yang dikirim pulang untuk mati," sambungnya.

Untuk menghentikan penyebaran virus, kabupaten telah memberlakukan jam malam dan aturan wajib masker. Namun upaya pencegahan dan pengujian terhambat karena serangan Badai Hanna yang meluluhlantahkan Texas.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya