Berita

Penampilan Dutabesar Amerika Serikat untuk Korea Selatan, Harry Harris sebelum dan sesudah bercukur/Net

Dunia

Sempat Menyinggung Korea Selatan, Kumis Dubes AS Harry Harris Dicukur

SENIN, 27 JULI 2020 | 10:50 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dutabesar Amerika Serikat (AS) untuk Korea Selatan, Harry Harris akhirnya mencukur kumisnya yang sempat menjadi kontroversi publik di Negeri Ginseng.

Dari video yang diunggah di akun Twitter-nya, Harris terlihat mencukur kumis khasnya di sebuah pangkas rambut tua di pusat Kota Seoul.

Dalam klip video tersebut, Harris mengaku tidak nyaman dengan kumisnya di tengah musim panas Seoul yang terik dan lembab. Apalagi ketika ia harus menggunakan masker sebagai kewajiban di tengah pandemik Covid-19.


Di pangkas rambut klasik tersebut, ia juga melakukan konsultasi singkat dengan tukang cukur mengenai kumisnya yang telah ia pelihara selama bertahun-tahun. Sebelum akhirnya sang tukang cukur memangkas habis kumis tersebut.

Video tersebut juga menunjukkan bagaimana penampilan Harris sebelum dan sesudah bercukur.

Melansir Yonhap, kumis Harris sempat menjadi kontroversi lantaran dianggap mengingatkan masyarakat Korea Selatan dengan penampilan para jenderal gubernur Jepang ketika pendudukan pada 1910 hingga 1945. Terlebih, Harris lahir dari seorang ibu berdarah Jepang.

Kritikan tajam terhadap kumisnya tidak jarang didapatkan Harris. Mengingat pada saat kedatangan Harris, sentimen warga Korea Selatan terhadap Jepang meningkat dengan adanya perang dagang.

Harris yang merupakan pensiunan Laksamana Angkatan Laut AS diutus oleh Presiden Donald Trump pada 2018. Di mana Korea Selatan adalah awal karirnya sebagai seorang diplomat.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya