Berita

Perdana Menteri India, Narendra Modi/Net

Dunia

36 Ribu Pasien Covid-19 Sembuh Dalam Sehari, PM Modi Pede India Lebih Baik Dari Negara Lain

SENIN, 27 JULI 2020 | 09:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Narendra Modi dengan percaya diri mengklaim penanganan Covid-19 di India lebih baik daripada negara lain. Buktinya, tingkat pemulihan pasien Covid-19 di India jauh lebih cepat.

Klaim tersebut disampaikan Modi ketika melakukan pidato bulanan di radio pada Minggu (26/7), melansir 9News.

"Cara orang India bersama-sama menangani virus corona dalam beberapa bulan terakhir membuktikan bahwa dunia salah," ujar Modi.


"(Tetapi) kita harus tetap waspada. Kita harus ingat bahwa virus corona masih sama berbahayanya seperti awal wabah," sambungnya.

Pernyataan Modi sendiri muncul ketika India mencatatkan rekor, 36.145 pasien telah pulih dari Covid-19 pada Minggu. Sementara tes Covid-19 juga mencapai rekor, yaitu lebih dari 440 ribu tes dalam sehari.

Walaupun begitu, perhitungan Worldometer menunjukkan, India juga melaporkan 50.525 kasus baru dengan 716 kematian.

Saat ini, India masih menjadi negara ketiga dengan jumlah infeksi Covid-19 terbanyak di dunia, yaitu 1.436.019 kasus dengan 32.812 kematian.

Dari penelitian yang dilakukan oleh Pusat Pengendalian Penyakit Nasional India, diperkirakan setiap satu dari empat penduduk di Delhi telah tertular virus corona.

Bukan hanya warga biasa, para pejabat pemerintahan juga ikut terinfeksi virus tersebut. Salah satunya adalah Menteri Utama Negara Bagian Madhya Pradesh, Shivraj Singh Chouhan.

Pada 25 Maret, pemerintah India memberlakukan kuncian secara nasional untuk mengekang penyebaran virus. Ketika itu, India hanya memiliki 519 kasus dengan 10 kematian.

Namun kuncian dilonggarkan pada 30 Mei, ketika India memiliki lebih dari 180 ribu kasus dan hingga saat ini terus meningkat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya