Berita

Pelelangan alutsista bekas pakai yang dilakukan oleh Kementerian Pertahanan Jepang/Net

Dunia

Cari Dana, Jepang Lelang Alutsista Bekas Pakai

SENIN, 27 JULI 2020 | 09:12 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kondisi keuangan yang tidak bagus karena pandemik Covid-19 membuat Jepang harus mengumpulkan dana dengan melelang alat utama sistem pertahanan (alutsista) yang sudah tidak terpakai.

Kementerian Pertahanan, melalui Badan Akuisisi, Teknologi, dan Logistik, untuk pertama kalinya menggelar lelang alutsista pada Minggu (26/7).

"Kami telah menjual (peralatan semacam itu) sebagai besi tua, tetapi jika pihak berkepentingan mengklaim mereka dan mereka membelinya, itu akan membunuh dua burung dengan satu batu," ujar Menteri Pertahanan Taro Kono dalam pembukaan lelang seperti dikutip Japan Times.


Barang-barang yang dilelang adalah peralatan Pasukan Bela Diri Jepang (SDF), seperti helm pilot tempur, setir kapal latih Yamayuki, masker oksigen, dan lainnya. Hasil lelang tersebut mencapai 5,82 juta yen atau setara dengan Rp 803 juta (Rp 138/yen), tidak termasuk pajak.

Angka tersebut cukup mengesankan karena bertambah hampir 10 kali lipat dari penawaran awal. Misalnya saja setir kapal yang terjual 520 ribu yen dari penawaran awal 20 ribu yen.

"Barang-barang terjual lebih dari yang saya perkirakan," ujar Kono sembari mengatakan hasil penjualan akan dikonsultasikan dengan Kementerian Keuangan untuk meningkatkan kondisi hidup dan kerja personel SDF.

Totalnya, ada 450 peserta lelang yang dipilih dari 590 pelamar. Namun karena pandemik Covid-19, hanya ada 176 orang yang hadir.

Kono mengatakan, pihaknya akan terus mengadakan lelang, baik secara langsung maupun online.

Selama ini, mengutip Sputnik, Jepang telah menganggarkan dana pertahanannya sebesar 50 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 730 triliun.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya