Berita

Loteng rumah warga yang hangus terbakar dihantam pesawat ultralight/Net

Dunia

Tabrak Balon Udara, Pesawat Ultralight Jatuh Hantam Rumah Warga

MINGGU, 26 JULI 2020 | 10:26 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebuah pesawat ultralight jatuh menabrak loteng rumah warga di Kota Wesel, 35 meter ke utara dari Dusseldorf, Jerman, pada Sabtu sore (25/7).

Sebelum menabrak rumah warga, saksi mata menuturkan, pesawat ringan tersebut bertabrakan dengan balon udara panas.

Melansir Sky News, petugas pemadam kebakaran dan polisi langsung ke tempat kejadian perkara sementara daerah telah ditutup.


Dari hasil pemeriksaan pertama, ditemukan tiga mayat dan seorang anak dengan luka ringan.

Polisi sendiri belum memastikan jumlah keseluruhan karena belum mendapatkan kejelaskan mengenai banyaknya orang di dalam rumah ketika insiden terjadi.

Pesawat ultralight tersebut juga diketahui mampu membawa dua orang.

"Apa yang kita ketahui sejauh ini adalah pada pukul 14.40 (waktu setempat), di sini, di Wesel, sebuah pesawat ultralight menabrak sebuah bangunan tempat tinggal yang lotengnya terbakar," ujar jurubicara kepolisian Wesel, Peter Reuters.

"Pada pemeriksaan pertama rumah, tiga mayat ditemukan di loteng. Kami tidak dapat memberikan informasi mengenai identitas mereka saat ini. Kami masih menyelidiki penyebab kecelakaan itu," sambungnya.

Karena belum mendapatkan kejelasan mengenai banyaknya orang saat insiden, Reuters mengatakan pihaknya melakukan pencarian dengan anjing pelacak untuk mencapatkan informasi mengenai keberadaan pilot dan co-pilot di sekitar lokasi kecelakaan.

"Setahu kami, pesawat itu memulai penerbangannya di Marl dan membuat pitstop di sini, di Wesel. Kemudian terbang lagi dan tak lama kemudian jatuh," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya