Berita

Presiden Brasil, Jair Bolsonaro/Net

Dunia

Sebar Hoax, Puluhan Akun Buzzer Presiden Bolsonaro Dihapus Facebook Dan Twitter

MINGGU, 26 JULI 2020 | 06:40 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebanyak 28 akun buzzer Presiden Jair Bolsonaro dihapus oleh Facebook dan Twitter atas perintah Mahkamah Agung Brasil karena dinilai telah menyebarkan berita palsu alias hoax.

Hakim Alexandre de Moraes pada Jumat (24/7) memerintahkan penghapusan 16 akun Twitter dan 12 akun Facebook. Keputusan tersebut diambil karena terkait dengan penyelidikan mengenai penyebaran disinformasi oleh para pendukung Bolsonaro yang masih berlangsung.

Melansir Reuters, di antara akun yang dimatikan adalah milik mantan anggota kongres dan partai koservatif PTB, Roberto Jefferson. Ada juga sejumlah pengusaha seperti Luciano Hang, Edgar Corona, dan Oscar Fakhoury.


Akun milik aktivis Sara Giromini atau yang dikenal sebagai Sarah Winter juga ikut menjadi target.

pada Mei, Moraes sebenarnya telah memerintahkan agar akun-akun tersebut diblokir, bukan dihapus. Namun saat ini penghapusan diperintahkan agar menghentikan akun digunakan sebagai sarana untuk "melakukan kemungkinan tindak pidana".

Dalam penyataannya, pihak Facebook mengatakan pihaknya menghormati pengadilan dan mematuhi perintah hukum yang sah. Hal yang sama juga disampaikan oleh Twitter.

Keputusan penghapusan akun tersebut ternyata memantik kemarahan di antara kaum konservatif Brasil.

Partai PTB mengatakan pihaknya terkejut dengan tindakan sewenang-wenang yang diperintahkan oleh Moraes karena dianggap menghambat kebebasan berekspresi dan berpendapat di media sosial.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya