Berita

Polisi Sharjah menyita ratusan sepeda dan motor karena banyak yang melanggar aturan/Net

Dunia

Polisi Sharjah UEA Sita 742 Motor Dan 1.333 Sepeda

SABTU, 25 JULI 2020 | 09:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Polisi menyita ribuan sepeda dan motor di sepanjang jalan di Sharjah, Emirat,  pada Jumat (24/7). Lebih dari 2.000 pengendara sepeda dan pengendara motor terjaring dalam karena melanggar peraturan selama kampanye keselamatan lalu lintas.

Dalam sebuah pernyataan di media sosial, Polisi Sharjah mengatakan para petugas dan pekerja kota menyita 742 sepeda motor dan 1.333 sepeda selama pekan ini.

Letkol Mohammad Al Sheihi, dari Departemen Lalu Lintas dan Patroli di Kepolisian Sharjah, mengatakan ia telah mengirim tim ke seluruh kota, terutama di kawasan industri untuk menangkap pengendara sepeda dan pengendara sepeda yang nekat melanggar aturan.


Pelanggaran yang dilakukan para pengendara antara lain tidak membawa surat kendaraan dan surat ijin mengemudi, tidak mengenakan peralatan keselamatan yang memadai seperti helm, dan mengendarai dengan kecepatan yang melewati ketentuan.

Para pelanggar dirujuk ke Pengadilan Penuntutan Umum.

Polisi memperingatkan agar para pengendara sepeda dan motor untuk mengikuti aturan atau menghadapi konsekuensi, termasuk hukuman yang berat.

Kampanye ini bertujuan untuk mengurangi jumlah kecelakaan di jalan yang disebabkan oleh pengendara yang gagal mematuhi peraturan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya