Berita

Marcel Amon Tanoh/Net

Dunia

Mantan Menlu Pantai Gading Deklarasikan Pencalonannya Pada Pilpres Oktober Mendatang

SABTU, 25 JULI 2020 | 08:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mantan Menteri Luar Negeri Pantai Gading, Marcel Amon Tanoh, mengumumkan pencalonannya untuk pemilihan presiden pada Oktober mendatang. Sekutu laman Presiden Alassane Ouattara ini mantap meramaikan pemilihan di negara itu walau ia sendiri belum terlalu yakin kemana arah politiknya.

"Saya telah memutuskan untuk menjadi kandidat dalam pemilihan presiden berikutnya," kata pria berusia 68 tahun itu dalam sebuah pengumuman singkat kepada wartawan di sebuah hotel mewah di Abidjan, dikutip dari North Africa Post, Jumat (24/7).

Amon Tanoh meyakini bahwa dirinya masih sebagai figur yang netral dan stabil di negara yang masih dilanda konflik hampir satu dekade itu.


“Saya bercita-cita menjadi jembatan antara negara dan rakyat, antara penghormatan terhadap tradisi kita dan keinginan kita untuk modernitas," ungkapnya.

Pemilihan presiden Pantai Gading kali ini menjadi semakin tidak pasti setelah Perdana Menteri Amadou Gon Coulibaly meninggal karena serangan jantung pada 8 Juli pada usia 61 tahun.

Amon Tanoh telah dipersiapkan menjadi penerus pemerintahan Alassane Ouattara yang kini berusia 78 tahun, dan mengisyaratkan tidak akan mencari masa jabatan ketiga di kantor.

Amon Taroh baru saja menyelesaikan masa jabatannya sebagai Menteri Luar Negeri pada Maret 2020.

Ia menekankan pentingnya perdamaian dan rekonsiliasi antara Ivoirian setelah dekade krisis politik-militer tahun 2000-an.

Pemilihan 31 Oktober mendatang dipandang sebagai ujian utama dari stabilitas Pantai Gading, negara yang dikenal sebagai produsen kakao top di dunia. Mengingat kemenangan Alassane Ouattara pada tahun 2010 memicu perang saudara yang sebagian besar terjadi di sepanjang garis regional dan etnis yang menewaskan sekitar 3.000 orang.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya