Berita

Presiden Joko Widodo dan keluarga besarnya/Net

Politik

Pengamat: Mau Ditaruh Di Mana Muka Presiden Kalau Gibran Keok Lawan Kotak Kosong?

JUMAT, 24 JULI 2020 | 11:21 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Wajah Presiden Joko Widodo akan malu jika putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka yang berpasangan dengan Teguh Prakoso hanya melawan kotak kosong di Pilkada Solo 2020.

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Sarwi Chaniago mengurai dua pandangan jika nanti Gibran-Teguh tidak memiliki lawan alias berhadapan dengan kotak kosong.

Andai pasangan yang sudah mendapat rekomendasi PDIP ini kalah, maka Jokowi tidak akan kuasa menahan malu di hadapan publik.


"Apa jadinya nanti kalau kotak kosong mengalahkan Gibran? Mau ditaruh di mana muka presiden?" ucap Pangi Sarwi Chaniago kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (24/7).

Bahkan, kata Pangi, jika menang pun publik akan mencurigai macam-macam atas kemenangan melawan kotak kosong.

"Kalau menang, juga dicurigai macam-macam seperti ada upaya kuat intervensi, abuse of power dan pemilu yang berjalan tidak normal karena ada kata kunci “pokoke Gibran harus menang” dengan cara apapun," jelas Pangi.

“Jadi saya ingin katakan seperti buah simalakama," sambung Pangi.

Meskipun begitu, Pangi pun memprediksi Gibran-Teguh akan memenangkan Pilkada Solo 2020. Karena, dinilai tidak akan mungkin ada yang berani melawan anak presiden.

"Walaupun kita sudah bisa mengambil kesimpulan yang masih terlalu pagi, belum matang sadap, pemenangnya kans hampir dipastikan Gibran, siapa yang berani melawan anak presiden?" pungkas Pangi.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya