Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Kreativitas Gegara Corona

MINGGU, 31 MEI 2020 | 08:05 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

DI samping menyebabkan manusia distress, ternyata virus corona juga bikin manusia menjadi kreatif. Terbukti begitu banyak kreasi humor lucu-lucu diciptakan justru pada masa pageblug corona, yang sebenarnya tidak lucu.

Sembako

Misalnya video tentang seorang lelaki berkumis secara sangat serius dan penuh rasa terima kasih panjang lebar mengucapkan terima kasih atas sumbangsih sembako yang sangat dibutuhkan demi mengurangi beban derita akibat pageblug corona sambil dilengkapi doa agar sang penyumbangsih sembako dianugrahi berkah Karunia Berlimpah dari Yang Maha Kasih.


Lalu terdengar suara seorang perempuan kemungkinan besar isteri sang lelaki yang bertanya “Apa sudah terima  sembakonya, mas ?”. Lalu dijawab sang lelaki, “Belum !”.

Maka ditanya sang perempuan, “Lah, kok sudah berterima kasih?”. Lalu dijawab sang lelaki sambil tersipu-sipu “Sedang latihan apabila menerima sumbangsih sembako!”.

Gila


Lalu ada meme jenaka tapi serius atau sebaliknya tentang kenyataan bahwa tidak ada orang gila yang terpapar Corona sehingga menimbulkan kecurigaan bahwa virus corona yang dianggap tidak diskriminatif dalam memilih mangsa ternyata diskriminatif juga.

Adapula yang menyimpulkan bahwa daya tahan tubuh orang gila demi menangkal penyakit jauh lebih kuat ketimbang daya tubuh orang tidak gila. Meski tetap tidak dijelaskan di mana garis batas yang membedakan orang gila dengan orang tidak gila sambil juga tetap diragukan tentang jangan-jangan orang yang dianggap gila justru yang sebenarnya waras dan orang yang dianggap waras itu sebenarnya yang gila.

Sambil juga masih membingungkan untuk menyebut orang agak gila sebagai orang agak waras dan sebaliknya.

Cukur

Adapula video tragis tentang seorang suami yang di masa karantina diri terpaksa tidak bisa pergi ke tukang cukur maka terpaksa mengikhlaskan diri dicukur oleh istri tercinta dengan hasil rambut memang tercukur habis, tetapi dengan dampak bagian kepala dan wajah terpaksa dipenuhi dengan plester demi menutupi leluka yang tersebar di segenap bagian kepala dan wajah, akibat istri yang memang sebenarnya bukan tukang cukur namun dipaksa menjadi tukang cukur gegara corona.

Bohemian Rhapsody


Namun yang sempat membuat saya terpingkal-pingkal tanpa henti sampai sesak nafas bukan akibat terpapar virus corona adalah sebuah video tentang seorang warga Indonesia menyanyikan lagu Bohemian Rhapsody dengan teks dalam bahasa Jawa tentang derita kebosanan, sebab harus makan makanan yang itu-itu saja gegara karantina diri gegara Corona, yang memang rawan dampak kebosanan yang bahkan potensial bosan terhadap kebosanan itu sendiri.

”Mamaaaa … kikil meneh … bregedel rong suwir…  karo ngombene es teh ….  Mamaaaa ….  pingin es degan … kentang digoreng sedino dewe … Mamaaaaa … huhuhuhuhu … bakmi lawuh kerang …  indomie nembe tak pangan separo … karo ndok … karo ndog dimasak setengah mateng”.

Lagu itu merdu didendangkan dalam bahasa Jawa dialek Inggris medhok serta gaya tidak kalah serius plus dramatis  ketimbang Farrokh Bulsara alias Freddy Mercury.

Penulis adalah pendiri Perhimpunan Pencinta Humor dan penggagas humorologi

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya