Berita

Siswa SD Saint-Tronc Castelroc di Marseille, Prancis, mempraktikkan social distancing di ruang kelas/AP

Dunia

Mendiknas Prancis: Ditemukan Kasus Baru Covid-19, Sebanyak 70 Sekolah Kembali Ditutup

SELASA, 19 MEI 2020 | 07:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

. Pemerintah Prancis menemukan kasus infeksi baru Covid-19 setelah sepertiga dari sekolah di negara itu kembali dibuka Senin pekan lalu (11/5).

Le Figaro melaporkan, dalam wawancara dengan Radio RTL (Senin, 18/5), Menteri Pendidikan Nasional Prancis Jean-Michel Blanquer mengatakan, dari 40 ribu sekolah yang dibuka pekan lalu (Senin, 11/5), sebanyak 70 di antaranya terpaksa kembali ditutup karena ditemukan kasus infeksi Covid-19.

“Pertama-tama, ini mengilustrasikan kenyataan bahwa kami sangat ketat (menjalankan protokol kesehatan),” ujar Mendiknas Blanquer.


Dia menambahkan, jumlah kasus Covid-19 yang kembali muncul terbilang rendah, dan penutupan beberapa sekolah tersebut merupakan langkah pencegahan.

Pada bagian lain, masih seperti dikutip dari Le Figaro, Mendiknas Blanquer menambahkan, konsekuensi yang harus ditanggung siswa bila tetap berada di rumah lebih besar dari pada bila mereka kembali ke sekolah.

“Banyak dokter yang mengatakan bahwa pergi ke sekolah kurang berbahaya daripada tetap tinggal di rumah. Anak-anak kita tidak boleh menjadi korban (collateral victims) dari upaya  kesehatan (untuk mencegah Covid-19),” katanya lagi.  

Konsekuensi yang dimaksudnya meliputi aspek psikologi, nutrisi dan kemungkinan drop out dari sekolah.

“Fenomena ini adalah concern pertama saya,” masih kata Mendiknas Blanquer.

Dia juga menambahkan, saat ini sekitar 70 persen siswa masih mengikuti pelajaran dari rumah.

Berita mengenai penemuan kasus Covid-19 baru di sekolah-sekolah Prancis yang kembali dibuka menjadi perhatian dunia. Sejumlah media ikut melaporkan persitiwa ini.

Kantor Berita Politik RMOL awalnya mengutip informasi mengenai hal ini dari Anadolu Agency (AA) Turki yang melaporkan bahwa sebanyak 70 anak di Prancis terinfeksi Covid-19. Merujuk pada laporan Le Figaro dari wawancara Mendiknas Prancis Blanquer dengan Radio RTL, informasi tersebut tidak sepenuhnya akurat.

Associated Press dan NBC News juga termasuk di antara media asing yang ikut menurunkan berita mengenai kasus infeksi baru COivd-19 di sekolah-sekolah Prancis.

Hingga saat ini, jumlah kematian akibat Covid-19 di Prancis mencapai 28.108, dengan jumlah total kasus mencapai 142.411, sementara 61.213 pasien dinyatakan sembuh.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya