Berita

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen/Net

Politik

Pelantikan Presiden Taiwan Dilakukan Sederhana, Tsai: Bergabung Di Streaming Karena Saya Berikan Visi Untuk Masa Depan

SABTU, 16 MEI 2020 | 08:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Taiwan akan mengadakan pelantikan presiden Tsai Ing-wen pada 20 Mei mendatang dengan rangkaian upacara yang dibuat sesederhana mungkin karena wabah virus corona yang belum usai.

Pelantikan itu juga sekaligus akan melantik wakil presiden.

Dalam pernyataan Twitter, Tsai, yang mewakili Partai Progresif Demokratik, mengundang semua warga Taiwan untuk mengikuti pelantikan tersebut lewat siaran streaming.


Ia juga mengatakan akan membagikan visinya untuk masa depan Taiwan.  

"#TuneInForTaiwan! Karena wabah # COVID19, kami akan merampingkan upacara peresmian, tetapi saya dengan tulus mengundang Anda untuk bergabung dengan streaming langsung pada 20 Mei karena saya membagikan visi saya untuk masa depan Taiwan,"  tulisnya pada akun @iingwen.

Pemerintah Tsai telah mengurangi jumlah peserta dan skala acara untuk mematuhi langkah-langkah pencegahan virus corona dan akan disiarkan lewat online secara luas. Namun, itu akan disiarkan secara online secara luas.

Tsai memenangkan pemilihan presiden pada bulan Januari dengan raihan suara 8 juta suara, atau lebih dari 57 persen dari total suara yang disurvei. Sementara, lawannya kalah dengan lebih dari 3 juta suara.

Itu adalah jumlah suara terbanyak yang dikantongi oleh seorang pemenang sejak pemilihan presiden langsung yang dimulai pada 1996. Taiwan memiliki populasi lebih dari 23 juta.

Karena kuncian Covid-19 di Taiwan, pemerintah meminta menghindari untuk mengundang tamu asing atau utusan khusus.

Namun, setelah pidato pelantikannya nanti, Tsai akan menjadi tuan rumah anggota korps diplomatik yang diposting di Taiwan, seperti dikutip dari Anadolu, Jumat (15/5).

Keberhasilan Taiwan melawan Covid-19 telah memenangkan pujian internasional bagi pemerintahan Tsai. Taiwan pun memperluas upaya diplomatik untuk memenangkan lebih banyak sekutu, Taiwan bahkan mengekspor jutaan topeng ke negara-negara barat.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya