Berita

Toko-toko tutup dan jalanan sepi saat lockdown di boardwalk Venice Beach California/Net

Dunia

LA Terkunci Hingga Juli, Walikota: Kita Tidak Bergerak Melewati Covid-19, Kita Belajar Hidup Dengannya

RABU, 13 MEI 2020 | 12:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Warga Los Angeles kemungkinan akan menjalani perpanjangan karantina hingga Juli 2020. Aturan tinggal di rumah dan tidak keluar jika tidak mendesak terpaksa diperpanjang untuk langkah penanganan yang lebih baik lagi.

Otoritas kesehatan setempat mengatakan, kecuali jika angka kasus terlihat menurun, aturan tersebut bisa saja diubah sewaktu-waktu.

Direktur Departemen Kesehatan Publik Los Angeles Barbara Ferrer mengatakan, dalam aturan tertulis kecuali ada 'perubahan dramatis' untuk kasus virus, makan bisa saja aturan itu dihentikan.


Dia mengatakan saat ini pemerintah masih terus mendorong upaya  penemuan vaksin, tes harian di rumah untuk virus, dan pengobatan yang efektif.

Disinggung soal pembukaan kuncian, Ferrer memperingatkan akan saat berisiko jika hal itu dilakukan di saat angka kasus belum benar-benar melegakan. Pembukaan yang terlalu cepat dapat memicu kenaikan paparan virus dan orang yang tertular.

"Secara harfiah separuh kasus dan separuh kematian (di negara bagian) sedang terjadi di LA County sekarang," katanya, seperti dikutip dari CNN, Rabu (13/5)

Ferrer tidak mengikuti jejak wilayah lain di California yang pada pekan lalu mulai melonggarkan pembatasan. Menurutnya, masing-masing daerah dapat memperketat atau mengurangi pembatasan tergantung pada situasi kesehatan di tingkat lokal.

Walikota Los Angeles Eric Garcetti mengatakan komentar Ferrer tidak boleh diartikan oleh penduduk berarti mereka akan terjebak di rumah sepanjang musim panas.

"Saya kira, yang dimaksud dengan Ferrer adalah kita tidak akan membuka kembali Los Angeles sepenuhnya, dan mungkin di mana saja di Amerika, tanpa perlindungan atau perintah kesehatan dalam tiga bulan ke depan," kata Garcetti.

"Seperti yang telah saya katakan jutaan kali, kita tidak bergerak melewati Covid-19, kita belajar untuk hidup dengannya." 

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya