Berita

Ketua DPR AS, Nancy Pelosi/Net

Dunia

Pelosi Puas Dengan Cara Tim Kampanye Biden Tanggapi Tuduhan Pelecehan Seksual

JUMAT, 01 MEI 2020 | 10:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ketua DPR Nancy Pelosi mengatakan "puas" dengan respon kampanye Joe Biden terhadap tuduhan penyerangan seksual terhadapnya.

Calon presiden dari Partai Demokrat itu dituduh melakukan pelecehan seksual dan kekerasan seksual oleh mantan staf Senat, Tara Reade. Kampanye Biden membantah tuduhan itu, meskipun Biden sendiri belum secara langsung mengatasinya.

"Saya mendukung Joe Biden. Saya puas dengan tanggapannya," kata Pelosi dalam wawancara dengan CNN "New Day", Kamis kemarin.


Pelosi sendiri secara resmi telah menyampaikan dukungannya terhadap Biden pada hari Senin.

Biden, hingga saat ini masih diam dan belum ada tanggapan atas tuduhan yang ditujukan kepadanya. Mengenai hal itu, Pelosi mengatakan ia senang dengan cara kerja tim kampanye Biden.

"Kau tahu, itu masalah yang harus dia tangani. Tapi aku terkesan dengan orang-orang yang bekerja padanya yang mengatakan bahwa mereka sama sekali tidak pernah mendengar sedikit pun kabar pelecehan itu. Tidak ada yang pernah mengajukan klaim atau ada orang lain yang memberi tahu mereka tentang klaim seperti itu," ujar Pelosi, seperti dikutip dati CBS, Kamis (30/4).

Pelosi mengulangi dukungannya untuk Biden dalam konferensi pers mingguannya pada hari Kamis.

"Ada proses yang wajar dan fakta bahwa Joe Biden adalah Joe Biden," kata Pelosi kepada wartawan.

"Saya memiliki tingkat kenyamanan yang hebat dengan situasi seperti yang saya lihat," kata Pelosi.

CBS News telah berbicara dengan Reade beberapa kali sejak dia pertama kali menuduh Biden melakukan pelecehan seksual terhadapnya. Dia menceritakan banyak detail yang pertama kali dia bagikan dengan podcast progresif  pada 25 Maret, menuduh bahwa Biden menyentuh dengan tangannya ketika berada di kompleks US Capitol pada 1993, ketika dia menjadi asisten di kantor Senatnya.

Pada 2019 beberapa wanita lain menuduh Biden melakukan sentuhan yang tidak pantas yang terlalu akrab. Reade adalah satu-satunya individu yang maju untuk menuduhnya melakukan kekerasan seksual.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya