Berita

Botol Han Sanitizer Bantuan Pemkab Yang Ditempel Stiker Foto Bupati/Net

Politik

Ramai #BupatiKlatenMemalukan, Ganjar Pranowo: Injih, Saya Kasih Peringatan!

SELASA, 28 APRIL 2020 | 10:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Viral di media massa temuan botol cairan pembersih tangan atau hand sanitizer yang merupakan bantuan pemerintah  tetapi ditempel stiker foto Bupati Klaten.

Media sosial pun ramai dengan  tagar #BupatiKlatenMemalukan.

Kecaman warganet membuat Bupati Klaten Sri Mulyani meminta maaf. Melalui akun media sosialnya, Sri Mulyani menyampaikan pembelaannya.


Menurutnya, peristiwa itu memang kesalahannya karena hal teknis di lapangan.

"Berkaitan dengan bantuan hand sanitizer kepada masyarakat, saya sampaikan permohonan maaf atas kesalahan yang terjadi di teknis lapangan," kata Sri Mulyani, pada akun Twitter @yanisunarno, Senin (27/4).

Ia menyampaikan tidak ada maksud untuk memanfaatkan apalagi menunggangi bantuan tersebut demi kepentingan pribadi. Menurutnya, bantuan hand sanitizer datang tidak hanya dari Kementerian Sosial saja. Pihaknya pun memberikan bantuan serupa itu.

Bisa jadi karena bantuan hand sanitizer dari Kemensos jumlahnya sangat terbatas sehingga dimungkinkan ikut tertempel stiker seperti bantuan hand sanitizer yang disalurkan oleh Pemkab Klaten, menurutnya.

"Selain mendapat bantuan dari Kemensos, saya juga membuat bantuan hand sanitizer sendiri yang memang ada stiker dari saya," lanjut tweetnya.
 
"Sekali lagi saya sampaikan permohonan maaf atas peristiwa yang tidak mengenakkan ini."

Ia juga mengklaim bantuan sembako yang ia serahkan ke Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Klaten merupakan hasil dana pribadinya selaku Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Klaten.

Bantuan dari kemensos tersebut digabung dengan bantuan sembako yang telah ia siapkan untuk diberikan kepada warga Klaten.

Menanggapi peristiwa ini, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang mendapatkan laporan dari warganet menjawab dalam cuitannya.

"Pangapunten nggih, Pak. Kulo mention malih @ganjarpranowo. Monggo ditegur ataupun diberi tindakan agar beliau tidak menggunakan kesempatan kampanye dalam kesempitan," ujar warganet dengan akun @lulumlelian.

Ungkapan kecewa warganet tersebut ternyata mendapatkan perhatian dari Ganjar Pranowo. Hal tersebut dibuktikan dengan tanggapan Ganjar atas mention dari netizen.

"Injih, saya kasih peringatan! cc @YaniSunarno," tulis @ganjarpranowo sambil memention akun sang bupati.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya