Berita

Presiden Xi Jinping/Net

Dunia

Hubungi Nepal Dan Iran, Xi Jinping Serukan Perlindungan Multilateralisme Dan Solidaritas

SELASA, 28 APRIL 2020 | 08:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pandemi Covid-19 membuat hampir seluruh negara di dunia menderita. Hal yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Presiden China Xi Jinping mengatakan, tantangan wabah ini harus dilawan dengan kerja sama solidaritas internasonal yang lebih tinggi lagi. Ia juga menyerukan untuk melindungi multilateralisme.

Untuk itu, ia telah menghubungi beberapa negara menyampaikan tujuannya.
 

 
Xi telah menghubungi Presiden Nepal Bidya Devi Bhandari lewat telepon, pada Senin. Ia menyatakan akan mendukung Nepal dalam memerangi pandemi. Xi menyarankan agar lembaga kesehatan dan medis kedua negara meningkatkan pertukaran dan kerja sama, seperti dikutip dari CGTN, Senin (27/4).

China berkomitmen untuk membangun masa depan bersama bagi umat manusia dan akan secara aktif terlibat dalam kerja sama internasional untuk memerangi virus. Xi menambahkan, bahwa China akan selalu mendukung apa pun upaya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk langkah-langkah penanganan pandemik.

Sementara Bhandari mengatakan Nepal menghargai keberhasilan Cina dalam mengendalikan virus corona di dalam negeri, serta upayanya untuk memperkuat kerja sama anti-epidemi internasional.

Pengalaman China akan meningkatkan kepercayaan negara-negara lain dalam mengalahkan virus corona, menurut Bhandari.

Bhandari mengucapkan terima kasih kepada Xi karena menyediakan pasokan medis yang sangat dibutuhkan ke Nepal.

"Persahabatan antara kedua negara akan menjadi lebih kuat, tidak bisa dipecahkan, bukan hanya asa saat pandemi saja," kata Bhandari.

Xi  juga telah menelepon Presiden Iran Hassan Rouhani pada Senin.

Xi mengungkapkan, atas nama rakyat China menyampaikan rasa sedih dan keprihatinannya. Ia berjanji akan membantu apa yang ia bisa.

"Orang-orang China telah memikirkan orang-orang Iran selama masa sulit ini dan telah mengirim beberapa putaran pasokan medis di sana," kata Xi kepada Rouhani.

Xi mengajak kerja sama antar negara yang lebih terkoordinasi di seluruh dunia bersama Iran. Ia juga berjanji untuk memperkuat langkah-langkah pencegahan epidemi kolektif dengan Iran.

Iran telah mencatat total kasus Covid-19 sampai Minggu, (26/4) telah melampaui 90.000 di Iran. Namun, situasi telah mulai terkendali. Angka kematian telah turun signifikan sejak 10 Maret.

Rouhani pun menyatakan penghargaannya atas dukungan China. Ia mengimbau segala bentuk sanksi di masa sulit seperti ini mestinya dihapuskan. Merujuk pada sanksi yang diberikan Amerika Serikat terhadap Iran, yang bahkan hingga kini tidak menunjukkan sedikit pun pelonggaran.  

Rouhani berharap dunia dapat bekerja secara keseluruhan dan melestarikan multilateralisme.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya