Berita

Warga Makoko, Perkampungan Kumuh Di Atas Air/Net

Dunia

Palang Merah Nigeria Salurkan Bantuan Untuk Warga Makoko

SENIN, 27 APRIL 2020 | 08:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Palang Merah Nigeria di Lagos telah mendistribusikan barang-barang bantuan kepada warga yang membutuhkan akibat dari aturan penguncian atau lockdown.

Yang paling terpukul atas wabah Covid-19 dan aturan lockdown adalah Warga Makoko.

Makoko adalah lingkungan kumuh di seberang Jembatan Daratan ke-3 yang terletak di pantai daratan Lagos.


Adebola Kolawole, Ketua Cabang Palang Merah Nigeria, menyebut mereka telah mengirimkan bantuan. Setidaknya, paket-paket itu termasuk makanan pokok yang bisa memberi makan keluarga enam orang selama satu minggu.

“Kami mengirimkan bahan makanan pokok untuk enam keluarga selama satu minggu, kami melakukan ini untuk membantu meredakan ketegangan karena begitu banyak warga yang kelaparan," katanya, seperti dikutip dari Africa News, Minggu (26/4).

"Orang-orang menderita karena aturan penguncian. Covid-19 benar-benar merusak dunia," kata Kolawole.

Negara terpadat di Afrika ini telah melaporkan 1.095 kasus virus corona dan 32 kematian, menurut penghitungan oleh Universitas Johns Hopkins

“Tidak mudah berada di rumah selama lima minggu terakhir tanpa melakukan apa pun, tanpa mencari nafkah. Anda tahu, tinggal di dalam rumah Anda bosan dan tidak ada uang," ujar seorang warga.

"Sedikit yang Anda punya Anda habiskan untuk makanan, tidak ada penghasilan, ada anak-anak di rumah. Singkatnya sudah sulit. Hidup sangat sulit, tetapi bantuan ini datang pada waktu yang tepat. Saya senang," katanya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya