Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Pahlawan Kemanusiaan Tanpa Tanda Jasa

MINGGU, 26 APRIL 2020 | 09:40 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

BEREDAR sebuah video kisah mengharukan seorang petugas mengenakan seragam Badan Pembina Desa (Babinsa) mengendarai  sepeda motor berkeliling ke pelosok desa sambil menenteng paket-paket sembako berisi beras, air minum, buah, sabun, masker untuk disumbangsikan ke kaum papa dan miskin di pedesaan agar mampu memperoleh sesuap nasi dan air minum di tengah pageblug Corona.

Anak dan Ibu


Beredar pula dua video kisah menggetar sukma seorang anak dan seorang ibu rumah tangga. Video yang satu berkisah tentang seorang anak kecil memecah celengan dana yang dengan susah-payah ditabung untuk membeli sepeda idamannya dan video yang satu lagi berkisah tentang seorang ibu rumah tangga mengambil dana tabungan yang sebenarnya dipersiapkan untuk menunaikan Ibadah Haji.


Keduanya menyerahkan dana tabungan untuk diserahkan ke pemerintah setempat untuk disumbangsihkan ke sesama warga yang sedemikian miskin sehingga tidak mampu membeli sembako sebagai kebutuhan pokok dan utama untuk bertahan hidup di masa prahara Covid-19.

Milenial dan Filantrop


Terberitakan pula bahwa sekelompok anak muda yang lazim disebut sebagai kaum milineal dengan gelora semangat kemanusiaan sepi ing pamrih rame ing gawe bergotong royong menyelenggarakan aksi kemanusiaan Gemas (Gerakan Memakai Masker Gratis) dengan menetapkan target menghimpun lalu membagikan jutaan  masker kain secara GRATIS untuk kesehatan rakyat Indonesia  demi melawan pandemi COVID-19 ini.

Sementara para filantrop yang tergabung di Perhimpunan INTI (Perhimpunan Indonesia Tionghoa )  dari seluruh Indonesia bahu-membahu berbagi kasih berupa APD (Masker Earloop 3 Ply Face Mask Disposable (izin BNPB), masker kain non medis, 75 persen Alcohol Wipes Disinfection Wipes Sanitizing Antiseptic wipes, anti fog face shield mark-masker pelindung wajah dari droplet/bersin, Berrcom Infrared Non-Contact electronic, thermometer JXB-178, baju hazmat), sembako, nasi kotak dan lain-lain kepada para pahlawan kesehatan di gugus terdepan dan masyarakat yang paling menderita akibat angkara murka pageblug Covid-19.

Dan sebenarnya masih lebih banyak lagi kisah bakti kemanusiaan yang sedemikian banyak sehingga mustahil semua ditulis di ruang naskah sederhana yang terbatas ini.

Pahlawan Kemanusiaan

Pada hakikatnya para beliau yang masih memiliki nurani kemanusiaan di lubuk sanubari masing-masing sehingga begitu peduli jeritan penderitaan rakyat di masa prahara Corona  itu layak disebut sebagai para pahlawan kemanusiaan tanpa jasa yang tidak memiliki pamrih apa pun kecuali memperoleh kesempatan mempersembahkan sumbangsih kemanusiaan bagi sesama manusia.

Para pahlawan kemanusiaan tanpa jasa tidak sekedar menghafal Pancasila namun berupaya mengejawantahkannya menjadi kenyataan sikap dan perilaku kemanusiaan yang adil dan beradab.

Para pahlawan kemanusiaan tanpa jasa membuat diri saya merasa bangga menjadi warga Indonesia. Semoga Yang Maha Welas Asih membalas budi baik para pahlawan kemanusiaan tanpa jasa berupa limpahan anugrah berkah kesehatan, kesejahteraan dan kebahagiaan. Amin.

Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan 

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya