Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Perjuangan Menaklukkan Diri Sendiri

SABTU, 25 APRIL 2020 | 07:39 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

KETIKA saya bertanya tentang makna ibadah puasa kepada Gus Dur, maka Sang Mahaguru Bangsa malah balik bertanya "Sudah pernah baca hadits Jihad Al Nafs?".

Karena memang belum pernah membaca hadits Jihad Al Nafs maka saya jawab "Belum!".

Kemudian Gus Dur berbaik hati meluangkan waktu berharga beliau demi berkisah sebuah hadits tentang Jihad Al Nafs sebagai berikut (mohon dimaafkan apabila saya keliru dalam memetik dan menulis kembali):


Jihad Al Nafs

Al Sukuni meriwayatkan dari Abu Abdillah Al Shadiq bahwa ketika Nabi Muhammad SAW menyambut pasukan Sariyyah kembali setelah memenangkan peperangan, Rasulullah SAW bersabda:

"Selamat datang wahai orang-orang yang telah melaksanakan jihad kecil tetapi masih harus melaksanakan jihad akbar!".

Ketika orang-orang bertanya tentang makna sabda itu, Rasulullah SAW menjawab:

"Jihad kecil adalah perjuangan menaklukkan musuh. Jihad akbar adalah Jihad Al-Nafs, perjuangan menaklukkan diri sendiri!"

Kearifan

Setelah dari Gus Dur menerima warisan kearifan yang tersurat dan tersirat di dalam hadits tentang Jihad Al Nafs maka daya pemikiran sederhana saya dapat mulai sedikit mampu memahami bahwa satu di antara sekian banyak hikmah makna yang terkandung di dalam ibadah puasa di bulan suci Ramadhan adalah sebuah perjuangan menaklukkan hawa nafsu diri sendiri.

Sebuah perjuangan yang pada hakikatnya sangat berat sebab musuh terbesar adalah hawa nafsu diri sendiri.

Sebuah perjuangan yang paling akbar di antara semua perjuangan.

Keberhasilan perjuangan menaklukkan hawa nafsu diri sendiri pada saat menunaikan ibadah puasa pada bulan suci Ramadhan memiliki nilai sangat bermakna sebagai bekal utama keberhasilan bangsa Indonesia melawan dan menumpas angkara murka pageblug Covid-19.

Marhaban ya Ramadhan. Mohon maaf lahir dan batin. Selamat menunaikan ibadah puasa.

Penulis adalah pembelajar makna adiluhur terkandung di dalam ibadah puasa.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya