Berita

Ilustrasi pencurian dengan pecahkan kaca jendela/Net

Dunia

Demi Masker N95 Pencuri Nekat Membobol Mobil

KAMIS, 23 APRIL 2020 | 09:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saat meninggalkan mobil di tempat parkiran umum, kita disarankan agar membawa serta barang berharga atau menyembunyikannya agar tidak terlihat dari luar.

Hal itu untuk mencegah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Barang beharga yang terlihat dari kaca mobil bisa mengincar aksi pelaku kejahatan.

Melansir CBS News, di saat pendemik virus corona seperti ini, apa yang dianggap berharga kini berubah.


"Ketika saya sampai di mobil, jendelanya sudah pecah, kaca berserakan di tanah. Saya melongok ke dalam untuk mengecek, apa saja yang rusak atau hilang," kata David Seto, seorang pekerja perawatan kesehatan, melansir CBS News, Rabu (22/4).

Seto bekerja di rumah sakit Veteran Affairs. Ia memarkir mobilnya semalaman di garasi Pasadena Selatan. Dia mengatakan para pencuri tahu persis apa yang mereka inginkan.

"Sepertinya mereka menginginkan masker N95 dan beberapa sarung tangan, seperti sarung tangan medis," katanya.

Hal itu tentunya sangat mencemaskan, mengingat Seto bekerja di garis depan di rumah sakit.

"Kami memiliki area skrining Covid-19 khusus yang berada di luar rumah sakit, di depan pintu darurat, jadi kami melakukan swabbing untuk semua pasien yang mengalami demam dan batuk, dan menggunakan benad-benda itu" kata Seto. "Kami bekerja denan risiko tinggi."

Itu artinya, Seto dan tim medis lainnya harus selalu menggunakan alat perlindungan diri. Masker, sarung tangan, dan lainnya, itu adalah alat vital yang sangat dibutuhkan.

"Itu adalah masker cadangan saya, sebab rumah sakit sudah tidak memiliki N95 lagi bahkan untuk para petugas," keluh Seto.

Istri Seto segera memposting peringatan di media sosial jika saja ada yang melihat seseorang menawarkan masker curiannya itu dan menjualnya dengan harga tinggi.

"Sepertinya N95 sekarang adalah sesuatu yang sangat berharga," katanya, "Jika kamu memiliki beberapa masker di mobilmu, sembunyikan mereka."

Seto telah mengajukan laporan pencurian itu ke polisi.

Namun, ia bisa memahami di masa sekarang ini semua serba sulit dan banyak orang membutuhkan uang.

"Aku benar-benar memahaminya, jadi yang bisa kita lakukan hanyalah mempertahankan sikap niat baik dan kasih sayang," ujarnya bijak.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya