Berita

Gubernur Michigan Gretchen Whitmer/Net

Dunia

Trump Tidak Konsisten Soal Pembatasan Imigrasi, Gubernur Michigan: Saat Ini Jangan Bikin Warga Marah Dan Takut

RABU, 22 APRIL 2020 | 13:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Gubernur Michigan Gretchen Whitmer menyimpulkan rencana Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menangguhkan imigrasi adalah pengalihkan isu dari upaya memerangi pandemi virus corona.

Hal itu juga menunjukkan ketidakkonsistenan Trump, sehingga yang terjadi adalah masyarakat semakin dicekam kekhawatiran akan bahaya yang lebih besar lagi.

Pernyataan Trump tentang penghentian imigrasi meresahkan para keluarga imigran yang berharap bisa berimigrasi ke AS, seperti petani yang mengandalkan pekerja musiman serta perawat Kanada yang bekerja di Michigan, kata politisi Partai Demokrat ini dalam sebuah wawancara dengan media, melansir The Hill, Rabu (22/4).


“Pernyataan ini menurut saya sangat bermasalah dan bertentangan dengan apa yang kita butuhkan saat ini lebih dari apa pun," kata Whitmer, yang mengatakan mestinya bukan pelarangan imigrasi melainkan dilakukan pengujian atau uji swab.

"Ini yang kita butuhkan saat ini, bukan malah hal-hal yang membuat  takut atau marah," desaknya.

Dia mengkhawatirkan briefing harian yang disiarkan televisi hanya memperburuk keadaan.

"Saya pikir briefing malam telah menghasilkan banyak pesan yang tidak konsisten kepada publik, pesan yang menempatkan orang dalam bahaya yang lebih besar," katanya.

Gubernur yang baru menjabat satu periode itu sudah berulang kali berselisih dengan pemerintah federal. Whitmer salah satu tokoh dalam perselisihan antara pemerintah negara bagian dan federal atas peralatan medis dan pemeriksaan virus corona.

Sejak awal pandemi sudah lebih dari 1 juta warga Michigan mengajukan bantuan untuk pengangguran. Whitmer mengatakan untuk 'saat ini' negara bagiannya memiliki sumber daya untuk membayar bantuan pengangguran itu. Tapi seperti negara bagian lain, kata Whitmer, Michigan juga membutuhkan bantuan lebih besar lagi dari pemerintah federal.

Whitmer yang diisukan bakal dicalonkan sebagai wakil presiden ini menolak berkomentar soal isu tersebut.

"Tentu saja aku akan memberikan apa pun yang mereka minta," katanya. "Tapi aku tidak mengikuti audisi untuk pekerjaan yang berbeda dari yang aku miliki sekarang," kilahnya.

Whitmer menegaskan bahwa fokusnya sekarang adalah mengelola krisis yang telah menghancurkan perekonomian negaranya dan menewaskan 2.700 orang.

Dia mengatakan Michigan, bersama dengan negara-negara lain, sedang berjuang untuk melakukan pengujian yang cukup dan mendesak Trump untuk menggunakan semua kekuatannya untuk memaksa produsen untuk menghasilkan lebih banyak swab uji.

Dia berbicara ketika beberapa gubernur Partai Republik telah memulai proses pembukaan kembali ekonomi tanpa menunggu lebih banyak pengujian atau uji swab.

"Politik akan mengurus diri mereka sendiri," katanya. “Kita harus melakukan hal yang benar saat ini!”

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya