Berita

Kampus Harvard/Net

Dunia

Harvard: Maaf Trump, Kami Tidak Akan Kembalikan Dana Bantuan, Itu Untuk Mahasiswa Yang Terdampak Corona!

RABU, 22 APRIL 2020 | 11:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Universitas Harvard mengatakan mereka tidak akan mengembalikan dana bantuan pemerintah Amerika Serikat (AS) senilai 8,6 juta dolar AS.

Harvard mengatakan mereka menerima hibah melalui program bantuan pendidikan yang merupakan bagian dari paket stimulus ekonomi yang diloloskan pada akhir Maret lalu.

Sebenarnya, stimulus itu untuk membantu usaha kecil dan menengah menghadapi dampak ekonomi pandemi virus corona.


Namun, stimulus itu memicu kontroversi, salah satunya karena banyak perusahaan besar yang menerima dana talangan pemerintah (bailout). Sementara usaha kecil yang paling terdampak krisis virus corona masih harus menunggu bantuan tersebut, melansir Reuters, Rabu (22/4).

Harvard mengatakan dana itu telah disetujui Kongres pada bulan lalu untuk menstimulasi perekonomian AS.

Universitas yang berada di Cambridge, Massachusetts itu bersikeras bahwa 100 persen dana itu akan dialokasikan untuk membantu mahasiswa yang mengalami masalah keuangan akibat covid-19.

Harvard menambahkan dana itu tidak termasuk dalam Program Perlindungan Gaji untuk usaha kecil.

"Presiden Trump benar tidak tepat bagi insitusi kami untuk menerima dana yang diperuntukan bagi usaha kecil," cetus Harvard.

Sebelumnya, Trump mengatakan Harvard harus mengembalikan bantuan tersebut. Karena dana cadangan universitas yang kerap disebut sebagai universitas terbaik di dunia itu hampir mencapai 41 miliar dolar AS.

"Harvard mesti mengembalikan uang itu dan mereka seharusnya tidak menerimanya, Harvard memiliki dana cadangan terbesar di negara ini mungkin di seluruh dunia," kata Trump dalam konferensi pers, Selasa (21/4) lalu.

Menteri Keuangan Steve Mnuchin mengatakan akan segera merilis 'pedoman yang sangat jelas' untuk mengklarifikasi perusahaan seperti apa yang dapat menerima dana stimulus. Ia menegaskan maksud dari program ini bukan untuk perusahaan yang memiliki akses terhadap likuiditas dan sumber lainnya.

"Sejauh ini perusahaan-perusahaan itu tidak memahami itu dan mereka akan mengembalikan pinjaman, dan itu baik-baik saja, dan jika tidak akan ada konsekuensinya," kata Mnuchin, melansir Fox News, Rabu (22/4).

Pemerintah AS akan menggelontorkan semakin banyak bantuan. Senat AS telah meloloskan bantuan sebesar 484 miliar dolar AS untuk bisnis dan rumah sakit yang terdampak pandemi virus corona. Saat ini rencana itu sudah dikirim ke House of Representative.

Dalam konsferensi pers, Trump mengatakan, "Harvard, pulangkan uang itu. Saya ingin Harvard mengembalikan uang itu. Jika tidak, kami akan melakukan sesuatu hal," tegas Trump.

"Saya tidak suka. Dana itu seharusnya untuk para pekerja. Dana itu bukan untuk salah satu insitusi terkaya di dunia," ujar Trump.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya