Berita

Duterte/Net

Dunia

Pembicaraan Serius Duterte Dan Trump Selama 18 Menit

SENIN, 20 APRIL 2020 | 09:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Filipina Rodrigo Duterte melakukan pembicaraan telepon dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, pada Minggu, melansir Inquirer, Minggu (19/4).

Pembicaraan via telepon itu terkait kerja sama bilateral selama pandemi Covid-19.
Senator Christopher "Bong" Go, yang kini menjabat sebagai ajudan pribadi Duterte, membenarkan hal ini. Ia mengatakan pembicaraan di telepon itu berlangsung sekitar 18 menit.

Filipina dan AS telah mengalami kesulitan dalam membatasi jumlah kasus Covid-19.

Filipina dan AS telah mengalami kesulitan dalam membatasi jumlah kasus Covid-19.

Hingga hari Minggu, AS memiliki angka kasus terbanyak dengan jumlah  734.552 positif Corona, dan 34.000 kematian.

Sementara Filipina menjadi salah satu negara dengan angka kasus yang cukup tinggi di Asia. Departemen Kesehatan (DOH) telah mencatat kasus di Filipina sebanyak 6.259 positif corona dan 409 kematian.

Tidak dijelaskan kerja sama macam apa persisnya yang dibicarakan Duterte dan Trump.

Sebelumnya, Trump baru saja menerima bantuan dari Badan Penanggulangan bencana (FEMA).

Redaksi RMOL mengutip ungkapan kelegaan Trump atas bantuan tersebut dalam tweetnya, Minggu (19/4) malam.

"Penghargaan besar harus diberikan kepada @FEMA  dan semua yang membantu Negara kita menjadikannya besar!" kata Trump.

Dilaporkan dalam tweet tersebut bahwa penerbangan tiba di Chicago membawa sebanyak 7.5 juta masker, 1.9 juta thermometer, 109 juta  stetoskop, dan banyak lagi.

"Ini hanyalah salah satu cara kami mendapatkan pasokan di mana mereka dibutuhkan," kata FEMA.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya