Berita

Ernesto Pernia/Net

Dunia

Berbeda Pandangan Soal Lockdown, Duterte Kabulkan Pengunduran Diri Ernesto Pernia

SABTU, 18 APRIL 2020 | 15:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mantan Sekretaris Perencanaan Sosial Ekonomi Ernesto Pernia melakukan pertemuan dengan pejabat ekonomi lainnya. Ia berdebat keras ingin pembukaan kembali ekonomi secara bertahap di bawah pengaturan "ECQ yang dimodifikasi (karantina masyarakat yang ditingkatkan)" bulan depan.

Usai perdebatan itu Pernia mengajukan pengunduran dirinya, pada Jumat (16/4).

Pengajuan pengunduran diri ini mengejutkan banyak pihak, menurut pemimpin DPR yang mengetahui pembicaraan antara anggota cluster ekonomi kabinet minggu lalu.


Penyelidik mengetahui bahwa pengunduran diri Pernia disebabkan oleh ketidaksepakatan dengan anggota kabinet lainnya mengenai bagaimana atau apakah pemerintah harus membiarkan bisnis tertentu melanjutkan operasi setelah berakhirnya masa penguncian Luzon pada 30 April.

“Setelah refleksi selama Pekan Suci, dan konsultasi dengan keluarga dan kolega dekat saya, saya telah memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatan saya sebagai sekretaris perencanaan sosial ekonomi. Ini sebagian karena alasan pribadi dan sebagian karena perbedaan filosofi pembangunan dengan beberapa anggota kabinet saya,” kata Pernia dalam sebuah pernyataan di mana ia berterima kasih kepada Presiden karena telah mengangkatnya ke posisi itu, melansir Inquirer, Sabtu (18/4).

Presiden Duterte menerima pengunduran diri Pernia. Ia bahkan menunjuk Wakil Menteri Keuangan Karl Kendrick Chua sebagai sekretaris sosio-ekonomi dan Kepala Otoritas Ekonomi dan Pembangunan Nasional (Neda) menggantikan Pernia, menurut Sekretaris Eksekutif Salvador Medialdea.

"Merupakan kehormatan dan hak istimewa untuk melayani negara di bawah pemerintahannya selama hampir empat tahun terakhir," kata Pernia.

Pernia tidak menjelaskan lebih rinci mengenai perbedaan yang dimaksud serta apa yang memicu pengunduran dirinya saat ini.

Dia adalah anggota klaster pengembangan ekonomi Kabinet, kadang-kadang disebut sebagai tim ekonomi pemerintah, yang dipimpin oleh Sekretaris Keuangan Carlos Dominguez III.

Tim ini termasuk sekretaris anggaran dan manajemen, perdagangan dan industri, pekerjaan umum, transportasi, informasi dan komunikasi, ilmu pengetahuan dan teknologi, pariwisata, pertanian dan pemerintah daerah.

Menurut Dominguez, Pernia tidak berkonsultasi dengannya tentang rencananya untuk mengundurkan diri.

Ketika Dominguez diminta untuk mengomentari alasan Pernia mengundurkan diri, ia menjawab: "Saya tidak bisa membayangkan mengapa."

Pernia ngotot pencabutan penutupan di Luzon dan daerah lain dilakukan secara bertahap, untuk memungkinkan jenis bisnis tertentu untuk dibuka kembali.

Tetapi Presiden Duterte lebih tertarik pada penegakan penanganan Covid-9.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya