Berita

Nelayan Nigeria/Net

Dunia

Perang Suku Di Nigeria Gara-gara Rebutan Danau, 19 Tewas Dan Puluhan Luka

KAMIS, 16 APRIL 2020 | 08:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Permusuhan lama antar suku di Nigeria berkobar lagi. Sedikitnya 19 orang tewas dalam perang antarkelompok yang dipicu perebutan danau nelayan.

Suku Shomo dan Suku Jole di Distrik Lau, bentrok pada Senin (13/4) lalu. Konflik meletus karena klaim atas danau tempat mereka mencari ikan. Perang itu mengakibatkan 100 rumah terbakar dan 19 warga tewas.  

“Sembilan belas orang dipastikan tewas. Sekitar 100 rumah dibakar dan puluhan orang juga terluka,” ungkap Juru Bicara Kepolisian Negara Bagian Taraba, David Misal, melansir AFP, Rabu (15/4).


Suku-suku yang bertetangga di Negara Bagian Taraba, Nigeria, itu kerap terlibat konflik. Konflik biasanya dipicu karena klaim kepemilikan danau nelayan dan telah menelan banyak korban sejak tahun-tahun sebelumnya.

Bentrokan juga kerap muncul karena masalah hak atas tanah dan air di kalangan penggembala ternak nomaden dan petani di negara itu.

David mengatakan, upaya rekonsiliasi antarkelompok etnik itu telah dilakukan pemerintah dan aparat kemanan setempat, namun selalu gagal.

Pemerintah setempat pun telah melarang penangkapan ikan di danau itu demi menghindari eskalasi konflik.

“Namun, beberapa provokator melanggar larangan itu, hingga memicu bentrokan,” ujar David.

Presiden Nigeria, Muhammadu Buhari, menyampaikan duka mendalam atas peristiwa bentrokan itu. Ia mengutuk keras tindakan kekerasan yang dilakukan dua kelompok itu.

“Kekerasan ini tak semestinya terjadi, karena ketidaksepakatan bisa diselesaikan melalui dialog,” ujarnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya