Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Terima Kasih, Pak Karel! Terima Kasih, Pak Andrew!

KAMIS, 16 APRIL 2020 | 07:23 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

MURI menyampaikan ucapan terima kasih kepada Karel de Bruyn dari Leopoldsburg, Belgia dan Andrew Flowerdew dari Norfolk, Inggris.

Kedua beliau adalah warga negara asing yang sedang berada di Indonesia pada saat wabah Covid-19 melanda persada Nusantara.

Kedua beliau mendukung gerakan kemanusiaan #MURIuntukIndonesia demi meringankan derita para warga Indonesia sedang dilanda krisis nasional dalam menghadapi angkara murka wabah Corona.


Di kediaman masing-masing sesuai mashab Work From Home, Andrew Flowerdew membantu produksi pelindung wajah sementara Karel de Bruyn membantu produksi baju hazmat, bukan untuk dijual tetapi untuk disumbangsihkan kepada para warga Indonesia yang  membutuhkan.

Mengharukan

Berita kemanusiaan tersebut berdampak ganda. Di satu sisi mengharukan, di sisi lain memprihatinkan. Mengharukan karena warga asing dari mancanegara ikut gerakan kemanusiaan memproduksi face shield dan busana hazmat untuk disumbangsihkan kepada para dokter dan perawat di barisan garda terdepan melawan angkara murka Corona bukan di negeri sendiri masing-masing tetapi nun jauh di Indonesia.

Mereka datang ke Indonesia bukan untuk merampas lapangan kerja pekerja Indonesia tetapi ikut mengabdikan diri bergabung ke gerakan kemanusiaan di Indonesia.

Memprihatinkan

Memprihatinkan karena sementara warga asing sepi ing pamrih, rame ing gawe NOTAO (No Talk, Action Only) mendukung perjuangan bangsa Indonesia, ternyata ada beberapa warga Indonesia malah sibuk saling menyalahkan, menyemooh, menghujat, melaporkan ke polisi.

Di tengah kemelut pageblug Corona, warga asing malah lebih menjunjung tinggi Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab ketimbang segelintir mereka yang malah memecah-belah persatuan Indonesia yang justru sangat dibutuhkan untuk mampu berjaya menumpas angkara murka prahara Covid-19.

Terima Kasih, pak Karel! Terima Kasih, pak  Andrew!

Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya