Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Mengapa New York Punya Angka Kasus Covid-19 Begitu Tinggi?

SELASA, 14 APRIL 2020 | 06:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Negara bagian New York mencatat angka kasus yang tragis dalam pekan ini. New York menjadikan Amerika Serikat (AS) sebagai negara dengan kasus tertinggi virus corona di dunia.

Pusat Sains dan Teknik Sistem Universitas Johns Hopkins, mencatat, penyakit ini membunuh banyak warga New York. Dari sekitar 23.000 kematian di Amerika Serikat akibat virus corona, 8.627 atau 42 persennya terjadi di New York.

Saat ini, AS Amerika memiliki lebih 570.000 kasus virus corona, lebih tinggi dari Spanyol yang mencatat sekitar 170.000 kasus dan Italia sebanyak 159.271.


Dibandingkan dengan negara lain, New York menjadi yang terparah. 

Melansir CNN, Senin (13/4), Kota New York dan daerah pinggiran kota seperti Nassau, Suffolk, Westchester, dan Rockland, mempunyai 93 persen dari jumlah kasus kematian di seluruh negara bagian New York.

Di New York City, angka kematian Covid-19 sekitar 6 persen lebih tinggi daripada kebanyakan kota-kota di negara bagian lain.

Penduduk New York sekitar 8 juta jiwa, dua kali lipat dari Los Angeles.  Kepadatan penduduk New York sekitar 27.000 orang per mil persegi ini  membuat penularan menjadi mudah.

Kepadatan penduduk memicu cepatnya penyebaran virus, terutama pada awal-awal, di mana warga New York banyak yang mengabaikan pesan menjaga jarak yang diterapkan WHO.

Saat wabah telah muncul, New York masih menggelar acara-acara publik baik di dalam ruangan maupun dalam area publik seperti pada konser Mardi Gras.

Kebiasaan warga New York yang senang berkumpul bersama teman di apartemen juga menjadi pemicu.

Kini, pandemik telah mengubah New York. Kota yang tak pernah tidur itu sekarang menjadi kota yang sangat sunyi dan menakutkan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya