Berita

Polisi Afrika Selatan Melakukan Patroli Saat Penerapan Karantina/Net

Dunia

Di Tengah Masa Karantina Covid-19, Anggota Polisi Afrika Selatan Terlibat Penjualan Minuman Keras

SENIN, 13 APRIL 2020 | 07:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Afrika Selatan melarang penjualan alkohol dan rokok selama pemberlakuan pembatasan pergerakan atau karantina. Pelarangan itu malah memicu aksi penjarahan toko-toko minuman keras.  Seorang petugas polisi yang diduga terlibat dalam penjualan alkohol ilegal telah diamankan.

Menteri kepolisian Afrika Selatan Bheki Cele pada Minggu (12/4) mengatakan,  larangan penjualan alkohol telah membantu mengurangi kejahatan selama masa karantina berlangsung. Namun, di sisi lain, pasar gelap penjualan alcohol meningkat disusul munculnya serangan terhadap toko-toko yang tutup.

Setidaknya ada 16 kasus pencurian dan penjarahan toko minuman keras di Western Cape, yang merupakan rumah dari kota Cape Town, lapor kementerian kepolisian dalam pernyataannya, melansir CNA, Minggu (12/4).
Yang memprihatinkan bagi Cele, adalah keterlibatan anggota polisi dalam beberapa kejahatan terkait minuman keras itu.   

Yang memprihatinkan bagi Cele, adalah keterlibatan anggota polisi dalam beberapa kejahatan terkait minuman keras itu.   

Dua petugas polisi ditangkap saat kedapatan membeli alkohol yang diduga akan dijual kembali, pada Kamis, pekan lalu. Dua polisi lainnya ditangkap pada Jumat lalu mengawal tiga truk pick-up ringan yang penuh dengan alkohol.

Siapa pun yang berupaya menghalangi pemberlakuan aturan karantina serta melanggar hukum negara, akan segera diciduk dan dihukum tegas, ujar kepolisian Afrika Selatan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya