Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Lapas Lawan Corona

MINGGU, 12 APRIL 2020 | 07:13 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

Di tengah kemelut pagebluk corona, bermunculan aneka ragam berita. Ada berita tentang para terpidana korupsi akan dibebaskan agar tidak terpapar corona di dalam penjara. Adapula berita polisi menggrebek industri rakyat swadaya memproduksi hand-sanitizer tanpa ijin BPOM.

Swadaya


Berita tentang koruptor dibebaskan sudah tegas dibantah tidak kurang dari Menteri Koordinasi Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia, Prof DR. Mahfud MD. Berita polisi mengrebek rakyat swasembada hand-sanitizer tidak ada yang membantah mau pun membenarkan.


Syukur alhamdullilah ada berita bagus yang dibenarkan tidak kurang dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Repubik Indonesia DR. Yassona Laoly.

Terberitakan bahwa para warga binaan Lapas Kelas Satu Lowokwaru Malang melakukan perlawanan terhadap corona dengan swadaya memproduksi masker dan hand-sanitizer sesuai standard WHO.

Produksi perlengkapan kesehatan untuk melindungi manusia dari angkara murka corona ditatalaksanakan di bawah pengawasan sesama warga binaan yang berijazah dokter dan apoteker.

Kebutuhan

Kebutuhan masyarakat terhadap masker dan hand-sanitizer melonjak tinggi di tengah merebaknya prahara virus Corona maka serta merta terjadi kekosongan di pasar. Semula pengurus lapas memberikan pelatihan kepada warga binaan untuk swasembada membuat masker dan hand-sanitizer memenuhi kebutuhan internal para warga binaan sendiri dan para petugas lapas.

Namun kini perlengkapan kesehatan produksi Lapas Lowokmaru sudah dipesan oleh beberapa lapas lain dan kantor kepemerintahan di beberapa daerah di Jawa Timur. Bahkan kemudian warga binaan Lapas Lowokwaru juga memproduksi sabun cair yang laris dibeli masyarakat di luar lapas.

Menurut informasi Menkumham lewat WA ke saya, swadaya produksi masker dan hand-sanitizer warga binaan Lapas Lowokwaru kini sudah menular ke berbagai lapas lain seperti Lapas Cipinang dan Cibinong.

Sampai saat naskah ini ditulis belum terdengar berita polisi menggrebek produksi masker, hand-sanitizer dan sabun cair di dalam lapas. Insya Allah, jangan terjadi.

Kemanusiaan

Prakarsa membina warga binaan lapas swadaya memproduksi masker dan hand-sanitizer merupakan upaya memenuhi kebutuhan atas produk yang melangka di samping pengejawantahan makna adiluhur Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab bagi para warga binaan lapas.

Program swadaya produksi masker dan hand-sanitizer juga sekaligus memberikan kesempatan bagi para warga binaan lapas untuk bergabung ke barisan laskar masyarakat Indonesia dalam perjuangan bersama melawan angkara murka pageblug Covid-19 yang kecil bentuknya namun  ganas merusak kesehatan bahkan mencabut nyawa manusia.

Para warga binaan lapas membuktikan bahwa diri mereka merupakan bagian tak terpisahkan dari bangsa, negara dan rakyat Indonesia. Merdeka!

Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan 

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

UPDATE

Tumbuhkan Mimpi Puluhan Anak Nelayan Cilincing Lewat Nobar Film

Senin, 14 September 2026 | 03:18

Sejumlah Alutsista TNI Gercep Sisir Korban KM Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 02:55

Kesehatan di Tepi Republik

Senin, 14 September 2026 | 02:29

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Bukti Kepercayaan Dunia Usaha Terus Menguat

Senin, 14 September 2026 | 01:54

Terpilih jadi Ketum HPK Kosgoro 1957, Eric Hermawan Langsung Tancap Gas Konsolidasi

Senin, 14 September 2026 | 01:24

Abu Vulkanik Berbahaya bagi Air dan Ikan, Begini Penjelasannya

Senin, 14 September 2026 | 00:55

KDM Dinilai Lebih Utamakan Pencitraan Ketimbang Solusi Defisit APBD Jabar

Senin, 14 September 2026 | 00:33

Menuju HUT ke-81, Panglima TNI Buka Rangkaian 72 Lomba Open Turnamen

Senin, 14 September 2026 | 00:11

SOKSI Siap Tempuh Jalur Hukum Gugat 'Bocor Alus Tempo'

Minggu, 13 September 2026 | 23:48

Asta Cita, Zakat, dan Jalan Baru Mengentaskan Kemiskinan

Minggu, 13 September 2026 | 23:24

Selengkapnya