Berita

Suasana Italia Saat Lockdown/Net

Dunia

Jika Krisis Tidak Segera Teratasi, Maka Mafia Italia Pun Beraksi

SABTU, 11 APRIL 2020 | 17:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

. Pemerintah Italia mulai kepayahan dalam menangani wabah virus corona. Negara ini menjadi negara di Eropa yang paling parah diterjang virus corona, dengan angka kematian yang mencapai lebih dari 18.849, per Sabtu (11/4) siang.

Pemberlakuan penguncian wilayah membuat pemerintah harus menyiapkan pasokan logistik untuk semua warga.

Pekan kemarin, pemerintah meluncurkan paket stimulus ekonomi terbesar sepanjang sejarahnya yang nilainya mencapai 400 miliar euro yang akan digunakan untuk membantu bisnis yang terdampak oleh lockdown nasional selama satu bulan.


Namun, di masa penguncian seperti ini, pasokan logistik tiap hari adalah yang paling dibutuhkan bagi warga.

Keterbatasan pemerintah Italia dalam menjamin stok pangan untuk warga inilah yang dimanfaatkan kelompok bandit lokal.

Kepala Kantor Kejaksaan Daerah Catanzaro, Nicola Gratteri, mengungkapkan, jutaan orang Italia saat ini hidup di tengah ketidakpastian akibat lockdown yang berkepanjangan. Banyak dari mereka yang kehabisan uang karena tak mendapatkan gaji dan tidak tahu kapan krisis berakhir. Sementara setiap hari mereka harus makan.

"Jika pemerintah tidak segera membantu mereka, Mafia yang akan memberikan bantuan. Itu berarti mereka makin menancapkan pengaruh di masyarakat,” ujar Gratteri, melansir The Guardian, Sabtu (11/4).

Di Italia, Mafia Sisilia, kelompok bandit yang sangat terkenal yang juga disebut Cosa Nostra, menyalurkan bantuan kepada warga di sejumlah daerah di Italia seperti Campania, Calabria, Sisilia, dan Puglia.

Kelompok mafia itu mulai terlihat menyalurkan bantuan pokok sehari-hari kepada keluarga miskin di Italia.

Sebanyak 1,1 juta warga tinggal di wilayah selatan, di mana kelompok mafia itu berada.

Pada beberapa hari lalu, kelompok mafia ini memaksa pemilik toko dengan kekerasan untuk membagikan jualannya secara gratis ke orang-orang miskin. Pemilik toko yang tak berdaya hanya pasrah saat sekelompok fakir miskin menyerbu toko dan menghabiskan semua yang ada.

Juga bagaimana warga berebut mendapatkan bantuan pemerintah hingga nyaris terjadi kerusuhan.

Menteri Dalam Negeri Italia, Luciana Lamorgese menuding Mafia memanfaatkan situasi tersebut untuk kepentingan organisasi mereka dengan cara memberi bingkisan pasta, gandum, dan susu secara gratis.

"Mafia mencari keuntungan dari meningkatnya kemiskinan, untuk merekrut orang-orang ke dalam organisasi mereka," kata Lamorgese.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya