Berita

Paus Fransiskus/Net

Dunia

Miris Lihat Tuna Wisma Karantina Di Parkiran, Paus Fransiskus: Hotel-hotel Terlihat Kosong, Tetapi Mereka Tidak Bisa Masuk Ke Sana

KAMIS, 09 APRIL 2020 | 09:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Paus Fransiskus mengatakan bahwa wabah virus corona merupakan bentuk respon alam karena manusia mengabaikan krisis lingkungan.
 
“Kita kerap tidak merespon bencana yang terjadi," katanya.

Ia pun mengingatkan kembali kepada beberapa peristiwa sebagai bahan instropeksi.


"Siapa yang sekarang bicara soal kebakaran besar di Australia? Atau mengingat bahwa 18 bulan lalu sebuah kapal bisa melintasi kutub utara karena semua es telah mencair? Siapa yang bicara soal banjir?” kata Paus.

Dalam wawancaranya dengan sebuah media, Paus mengungkapkan ketidakpedulian manusia disambut oleh alam dengan respon-respon yang tidak diduga.

”Saya tidak tahu apakah ini pembalasan alam, tapi tentunya ini adalah respon alam,” kata Paus, melansir CNN, Rabu (8/4).

Pemimpin Gereja Katolik dan sekaligus Pemimpin Kota Vatikan itu  mengajak umatnya untuk kembali berdoa dan berusaha untuk lebih peduli lagi kepada alam.
Dalam kesempatan itu ia mengimbau pemerintah untuk melakukan karantina terhadap para tuna wisma yang masih berkelaran di jalan dan tidur di emperan, karena akan semakin mudah tertular virus corona.  

“Ada foto muncul kemarin mengenai orang tuna wisma menjalani karantina di tempat parkir di Las Vegas," ujar Paus, "Dan hotel-hotel terlihat kosong. Tapi para tuna wisma tidak bisa pergi ke hotel.”

Paus menyarankan saat ini adalah waktunya mengurus kaum miskin.

”Ada kecenderungan masyarakat melihat orang miskin sebagai 'hewan yang diselamatkan'."

Paus juga memberikan kritikannya terhadap para pemimpin yang saat ini bukannya fokus dalam penanganan virus corona tetapi malah membuat senjata. Juga malah memikirkan ekonomi semata.  

“Saya merasa khawatir dengan sikap hipokrit tokoh politik tertentu, yang bicara soal mengatasi krisis dunia dan kelaparan di dunia, namun juga terus memproduksi senjata,” kata Paus Fransiskus.

Kesehatan Paus terlihat semakin membaik semenjak ia diberitakan mengalami flu berat dan bronkitis.

Paus pun mengakui, ia bersyukur atas kesehatannya itu dan melakukan pengampunan setiap Selasa. Dia lebih banyak berdoa dari tempat tinggalnya di Vatikan selama masa yang menurutnya penuh ketidak-pastian ini.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya