Berita

Mantan juara tinju dunia kelas ringan WBA dan WBO, Amir Khan, membuat pernyataan heboh tentang virus coron/Net

Dunia

Mantan Petinju WBO: Apakah Anda Tidak Berpikir Virus Corona Ada Hubungannya Dengan Pengujian 5G?

SENIN, 06 APRIL 2020 | 10:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebuah teori konspirasi diluncurkan mantan juara tinju dunia kelas ringan WBA dan WBO, Amir Khan, terkait virus corona yang tengah mewabah.

Khan meyakini, virus corona adalah buatan manusia untuk membuat semua orang tetap berada di dalam (rumah), sekaligus sebagai penyakit yang diciptakan oleh pemerintah untuk membantu mengendalikan populasi.

Ia membantah virus itu berasal dari China. Ia telah berulangkali menyaksikan video tentang teori aneh tentang rencana yang membuat semua menjadi buruk.


"Saya tidak berpikir itu berasal dari China. Itu bohong, sungguh," kata Khan, dalam akun Instagramnya baru-baru ini.

“Orang-orang mengatakan bahwa mereka makan kelelawar dan ular, serta mencampur racun. Bualan apa itu? Apakah Anda percaya itu? Saya tidak."

“Ini mungkin untuk pengendalian populasi, menyingkirkan banyak dari kita, terutama ketika mereka mengatakan bahwa itu membahayakan orang tua."

Khan terus menerus mengemukakan dugaannya. Banyak ilmuwan yang membantah pernyataan Amir yang viral itu.

Khan bersikeras, Covid-19 tidak berasal dan China dan seluruh pandemi ini adalah bagian dari konspirasi untuk menguji jaringan komunikasi 5G yang baru dan untuk menyingkirkan mayoritas manusia.

Kelahiran Bolton, Inggris, 33 tahun silam ini ngotot,  jaringan broadband 5G sedang diluncurkan di beberapa negara di seluruh dunia, dan inilah yang terjadi.

"Coronavirus ini, coronavirus itu, Anda mungkin bosan karenanya, seperti saya. Apakah Anda tidak berpikir itu ada hubungannya dengan 5G di menara yang tengah dinaikkan itu? Itu buatan manusia. Sudah diletakkan di sana karena suatu alasan, saat mereka menguji 5G," ujar Khan, melansir Daily Mail.

Khan meminta semua melihat menara-menara tinggi di malam hari  yang telah disiapkan. Mereka (para pembuat virus itu) lalu menyuruh orang-orang untuk tidak keluar.

“Setiap kali 3G, 4G, 5G terjadi, selalu ada polanya. Kembali pada tahun 2003, ketika 3G dirilis ke dunia, (ada) wabah SARS. Kemudian pada tahun 2009, ketika 4G diperkenalkan, semua orang tampaknya memiliki wabah flu babi yang besar ini. 2020, teman-teman, 5G, pandemi virus corona,”  urai Amir dengan teorinya yang mencengangkan.

Khan maklum jika dia dianggap gila oleh banyak orang saat melihat unggahan video itu Instagramnya.

"(Mereka akan mengatakan) bahwa Amir Khan telah kehilangan kepalanya. Mereka mungkin akan mengatakan‘ orang ini terlalu banyak mendapat pukulan di kepala," serunya.

Meski ia telah membuat heboh dengan teorinya, ia tetap mendukung upaya pemerintah dalam penanganan virus corona. Ia menganjurkan agar warga mentaati aturan menjaga jarak dan berdiam di rumah.

Ia juga menawarkan gedung pernikahan empat lantai miliknya ke National Health Service (NHS) untuk membantu merawat pasien selama krisis.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya