Berita

Warga Antre Memborong Masker/Net

Dunia

Masker Pesanan Jerman Dari China Mendadak Disambar AS

SABTU, 04 APRIL 2020 | 08:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerika Serikat (AS) dilaporkan membajak masker pelindung yang dipesan Jerman dari China.

Muatan masker respirator yang dipesan oleh Jerman dari China telah dicegat oleh AS untuk keperluan negara itu, menurut laporan media Jerman, Der Tagesspiegel, Sabtu (4/4).

Otoritas Berlin memesan masker pernapasan kelas FFP2 dan FFP3, yang merupakan masker untuk para tim medis sebagai perlindungan dari penularan infeksi virus corona. Masker itu dibuat oleh perusahaan milik Amerika yang kapasitas pabrikannya berbasis di China.


"Barang-barang tersebut dikatakan telah dicegat oleh Amerika dalam perjalanan dari pabrik ke Jerman dan dibawa ke AS," klaim surat kabar itu, Sabtu (4/4).

Alat pelindung diri saat ini menjadi kebutuhan yang mendesak di tengah wabah Covid-19. Hampir setiap negara membutuhkannya dalam pasokan besar, namun ternyata persediaan kosong seiring dengan bertambahnya angka kasus di tiap negara.

Jerman telah meminta bantuan perusahaan multinasional dan kontak mereka di luar negeri untuk membantu pengadaan peralatan pelindung.

"Kementerian kesehatan memesan pengadaan secara langsung, tetapi kami juga berhubungan dengan beberapa perusahaan yang mungkin dapat membantu," kata juru bicara kementerian kesehatan Jerman.

AS sepertinya punya cara cepat untuk mengambil jatah masker negara lain.  Kejadian seperti itu pernah terjadi sebelumnya, ketika masker yang dipesan Prancis dari China kemudian 'dirampas' oleh AS saat pengiriman tersebut akan dimasukkan ke pesawat.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya