Berita

WNI yang telah Sembuh/KBRI New Delhi

Kesehatan

Alhamdulillah, 10 WNI Yang Sebelumnya Positif Covid-19 Di India Telah Sembuh

SELASA, 31 MARET 2020 | 08:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sepuluh warga negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya dikonfirmasi positif terjangkit Covid-19 di India, dinyatakan sembuh.

Otoritas kesehatan TB & Chest Hospital di Hyderabad, Negara Bagian Telangana, India, menyatakan bahwa sepuluh WNI itu dalam kondisi stabil dan sangat baik.
 
Kabar ini tentu sangat membahagiakan di saat pandemi telah merenggut puluhan ribu orang secara global. Kesembuhan para WNI ini sekaligus membangkitkan harapan dan semangat bagi yang lain.


Kesepuluh WNI saat ini masih harus menjalani proses karantina lanjutan selama 14 hari. Otoritas kesehatan Telangana memberikan informas ini kepada Duta Besar RI untuk India di New Delhi, Sidharto Reza Suryodipuro.

Mewakili pemerintah Indonesia, Sidharto pun menyampaikan penghargaan dan apresiasinya kepada Pemerintah India, khususnya otoritas kesehatan Negara Bagian Telangana.

KBRI New Delhi juga mengimbau seluruh WNI di India untuk tetap tenang dan berada di kediaman masing-masing selama menjalani masa karantina, serta mematuhi semua peraturan otoritas setempat hingga situasi kembali normal.
 
KBRI juga mengirimkan bantuan alat-alat kesehatan kepada para WNI berupa masker, hand sanitizer, vitamin dan obat-obatan. Pembagian dilakukan di lebih kurang 30 titik di wilayah New Delhi.

Kepada WNI yang tertahan di India atau memerlukan informasi serta bantuan terkait covid-19, KBRI New Delhi menyediakan layanan hotline yang dapat dihubungi setiap saat pada nomor berikut: +91 977 369 3006 (KBRI New Delhi), +91 966 450 0083 (KJRI Mumbai) dan +91 755 015 1483(ITPC Chennai).
 
Untuk memudahkan proses pendataan, WNI di India juga diserukan untuk melakukan lapor diri melalui layanan online pada portal Pelayanan dan Perlindungan WNI di Luar Negeri (https://peduliwni.kemlu.go.id/) dan secara aktif untuk mengikuti perkembangan situasi yang tersedia pada portal Safe Travel Kemlu RI (https://safetravel.id/).

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Harga Minyak Dunia Merangkak Naik ke 93 Dolar AS

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:17

TransNusa dan Tourism Malaysia Ajak Media Eksplorasi Penang, Perlis hingga Langkawi

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:57

Rupiah Perpanjang Tren Positif di Jumat Pagi

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:51

Strategi Mendapatkan Libur Panjang Saat Peringatan Maulid Nabi 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:46

OTT Rektor Unsoed, KPK Tangkap 14 Orang dan Amankan Uang Ratusan Juta

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:35

IHSG Naik ke 6.526,30, Saham Mayoritas Menguat

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:20

Salah Paham tentang Kembali ke UUD 1945

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:06

Kebutuhan Pangan Pengungsi NTT Dipastikan Terpenuhi, Stok Beras 39 Ribu Ton

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:00

Bursa Asia Merah Tergusur Sentimen Wall Street

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:58

Terjaring OTT KPK, Rektor Unsoed Diduga Terkait Korupsi PMB

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:49

Selengkapnya