Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Gara-gara Isu Corona, 100 Napi Bakar Tahanan

SENIN, 30 MARET 2020 | 11:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

. Kerusuhan terjadi di dalam penjara di wilayah timur laut Thailand, Minggu (29/3). Para tahanan membakar kantin penjara dan beberapa tahanan kabur.

Asap tebal membumbung di atas penjara di Provinsi Buriram, yang menjadi rumah penjara bagi sekitar 2.000 tahanan pria dan wanita.

Kementerian Kehakiman Thailand mengatakan kerusuhan dipicu oleh kabar tentang penyebaran virus corona Virus Corona, melansir Reuters.


Pemerintah Thailand menghentikan semua kunjungan penjara sejak 18 Maret dalam upaya menghentikan penyebaran corona di seluruh fasilitas penahanan yang kelebihan penghuni.

Namun, ada sekelompok tahanan yang mencoba menyebarkan isu bahwa kamar-kamar mereka sudah tidak aman karena adanya virus corona yang masuk ke penjara. Mereka menuntut aparat segera memindahkan mereka.

Akibat isu itu, kerusuhan pun pecah. Sekelompok tahanan harus menerima ganjarannya.

"Sekelompok kecil tahanan menerima hukuman penjara seumur hidup awal pekan ini. Mereka menyebarkan kabar burung bahwa bui itu tak aman dari virus corona," kata otoritas Thailand.

"Seratus tahanan bergabung dengan mereka melakukan kerusuhan."

Tahanan yang kabur segera dikejar. Pengejaran cukup lama karena banyak yang berusaha melarikan diri.

Thailand telah memberlakukan karatina wilayah di beberapa provinsi. Saat ini jumlah kasus mencapai 1.388, dengan angka kematian 7 jiwa, dan angka kesembuhan mencapai 97 orang.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya