Berita

Jaya Suprana/Istimewa

Jaya Suprana

Kelirumologi Ulang Tahun

RABU, 04 MARET 2020 | 20:38 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

SUDAH cukup lama istilah “Ulang Tahun” menghantui kalbu karena setahu saya apa yang disebut sebagai “tahun” tidak bisa diulang sebelum ada teknologi mesin waktu yang bisa mengulang tahun. Juga pada kenyataan setiap kali seorang insan manusia merayakan Ulang Tahun bukan berarti dia mengulang tahun, namun malah menambah usia.

Usia bertambah berarti manusia makin tua yang juga berarti makin mendekati saat ajalnya. Lha, makin mendekati saat ajal kok malah dirayakan....

Hari Kelahiran


Maka saya berhasrat mengganti istilah Ulang Tahun yang kontroversial itu dengan istilah yang lebih tidak kontroversial, yaitu Hari Kelahiran meski sifatnya tetap merayakan seseorang makin mendekati ajal.

Pada tanggal 3 Maret 2020 dengan penuh keyakinan lebih benar, saya mulai menggunakan istilah Selamat Merayakan Hari Kelahiran kepada editor dokumentasi MURI, Muhammad Hardy Amrullah yang kebetulan merayakan hari kelahiran pada tanggal 3 Maret 2020. Ternyata masih ada orang lain yang secara kelirumologis lebih kritis ketimbang saya meski saya adalah tidak kurang dari sang penggagas kelirumologi merangkap pendiri Pusat Studi Kelirumologi.

Di atas langit masih ada langit! Jenderal manajer MURI, Jusuf Ngadri mengoreksi ucapan selamat merayakan Hari Kelahiran dengan arahan bahwa yang lebih akurat adalah merayakan tanggal dan bulan kelahiran. Akibat tidak berhasil mencari bantahan terhadap koreksi Jusuf Ngadri, terpaksa saya mengakui kebenaran koreksi beliau tersebut. Cepat-cepat saya mengoreksi ucapan Selamat Merayakan Hari Kelahiran, Mas Hardy untuk diganti dengan ucapan Selamat Merayakan Tanggal dan Bulan Kelahiran, Mas Hardy!

Simpang Siur

Keserba-simpang-siuran Kelirumologi Ulang Tahun menyadarkan saya bahwa upaya mengoreksi suatu kekeliruan yang sudah kaprah dianggap benar akibat disepakati sebagai benar oleh masyarakat memang bukan suatu upaya mudah. Dari kekeliruan yang sudah mengaprahkan diri sendiri timbul suatu energi yang gigih melawan upaya mengoreksi kekeliruan.

Dan dipikir-pikir, kekeliruan ucapan Selamat Ulang Tahun bukan tergolong gawat-darurat yang hukumnya wajib harus dikoreksi seperti misalnya korupsi atau penindasan terhadap rakyat kecil. Juga ucapan Selamat Merayakan Tanggal Dan Bulan Kelahiran meski lebih benar, tapi terkesan sangat bertele-tele sambil berkepanjangan.

Akhirnya saya memutuskan untuk ketimbang sok-benar sendiri adalah jauh lebih bijak tetap bergabung kepada mereka yang keliru menggunakan istilah Selamat Ulang Tahun. Biar keliru tetapi banyak temannya, ketimbang benar tapi sendirian. Maka lebih bijak, saya kembali mengucapkan Selamat Ulang Tahun, Mas Hardy!

Penulis adalah penggagas Kelirumologi serta pendiri Pusat Studi Kelirumologi yang masih harus banyak belajar tentang apa yang disebut sebagai kekeliruan

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

UPDATE

Tumbuhkan Mimpi Puluhan Anak Nelayan Cilincing Lewat Nobar Film

Senin, 14 September 2026 | 03:18

Sejumlah Alutsista TNI Gercep Sisir Korban KM Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 02:55

Kesehatan di Tepi Republik

Senin, 14 September 2026 | 02:29

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Bukti Kepercayaan Dunia Usaha Terus Menguat

Senin, 14 September 2026 | 01:54

Terpilih jadi Ketum HPK Kosgoro 1957, Eric Hermawan Langsung Tancap Gas Konsolidasi

Senin, 14 September 2026 | 01:24

Abu Vulkanik Berbahaya bagi Air dan Ikan, Begini Penjelasannya

Senin, 14 September 2026 | 00:55

KDM Dinilai Lebih Utamakan Pencitraan Ketimbang Solusi Defisit APBD Jabar

Senin, 14 September 2026 | 00:33

Menuju HUT ke-81, Panglima TNI Buka Rangkaian 72 Lomba Open Turnamen

Senin, 14 September 2026 | 00:11

SOKSI Siap Tempuh Jalur Hukum Gugat 'Bocor Alus Tempo'

Minggu, 13 September 2026 | 23:48

Asta Cita, Zakat, dan Jalan Baru Mengentaskan Kemiskinan

Minggu, 13 September 2026 | 23:24

Selengkapnya