Berita

Ketua DPP PDI Perjuangan Rokhmin Dahuri/Net

Politik

PDIP Puji Risma, Sentil Cak Imin

SENIN, 17 FEBRUARI 2020 | 10:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ketua DPP PDI Perjuangan Rokhmin Dahuri memuji kepemimpinan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Menurutnya  Di bawah kepemimpinan Wali Kota Tri Rismaharini, Surabaya kini menjelma sebagai kota yang tertata secara baik, kebersihannya terjaga, dan banyak penghijauan.

Kemajuan Kota Surabaya, menurutnya, bukan hanya bersifat fisik, melainkan juga menyentuh pada aspek sosial dan ekonomi masyarakat, seperti berkurangnya kemiskinan dan kesenjangan sosial.

"Kalau lihat tingkat kemiskinan di Surabaya, di bawah 5 persen, kemudian gini ratio atau pemerataan pendapatan di bawah 0,3. Jadi, indikator empiris menunjukkan Surabaya bagus," kata Rokhmin, dalam sebuah acara di Hotel Century Park, Minggu (16/2).


Rokhmin pun meminta masyarakat untuk jujur membandingkan penampakan Kota Surabaya sebelum dan sesudah dipegang Risma.

"Kalau kita jujur datang ke Surabaya sebelum Bu Risma. Kan kotor, banyak dinding-dinding kotor sekali, polusi udara begitu tinggi, debu, segala macam," ujar Menteri Kelautan dan Perikanan era Megawati Soekarnoputri ini.

Latar belangan Risma yang memiliki pendidikan arsitektur dan planologi itu berhasil membenahi Kota Surabaya secara fisik menjadi lebih baik. Apalagi kinerja Risma bukan hanya diakui dalam negeri. Asosiasi Wali Kota seluruh dunia pun menempatkan Risma sebagai tokoh yang berhasil dalam pembangunan kotanya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk bersikap jujur dan objektif, saat mengevaluasi harus berdasarkan landasan serta fakta yang ada.

Perbaikan tidak serta merta instan, melainkan ada tahapannya. Tahapan-tahapan tersebut tentu mengarah pada perkembangan dan kemajuan, bukan jalan di tempat atau kemunduran.

"Kita jadi manusia harus jujur dan objektif. Mengevaluasi harus ada landasan evaluasinya," tutur Rokhmin. Hal ini sekaligus menanggapi cuitan Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar atau Cak Imin di Twitter.

Cak Imin menyebut Surabaya sebagai kota sejarah dan legenda, tetapi menurutnya tidak ada kemajuan signifikan di Kota Pahlawan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

UPDATE

Tumbuhkan Mimpi Puluhan Anak Nelayan Cilincing Lewat Nobar Film

Senin, 14 September 2026 | 03:18

Sejumlah Alutsista TNI Gercep Sisir Korban KM Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 02:55

Kesehatan di Tepi Republik

Senin, 14 September 2026 | 02:29

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Bukti Kepercayaan Dunia Usaha Terus Menguat

Senin, 14 September 2026 | 01:54

Terpilih jadi Ketum HPK Kosgoro 1957, Eric Hermawan Langsung Tancap Gas Konsolidasi

Senin, 14 September 2026 | 01:24

Abu Vulkanik Berbahaya bagi Air dan Ikan, Begini Penjelasannya

Senin, 14 September 2026 | 00:55

KDM Dinilai Lebih Utamakan Pencitraan Ketimbang Solusi Defisit APBD Jabar

Senin, 14 September 2026 | 00:33

Menuju HUT ke-81, Panglima TNI Buka Rangkaian 72 Lomba Open Turnamen

Senin, 14 September 2026 | 00:11

SOKSI Siap Tempuh Jalur Hukum Gugat 'Bocor Alus Tempo'

Minggu, 13 September 2026 | 23:48

Asta Cita, Zakat, dan Jalan Baru Mengentaskan Kemiskinan

Minggu, 13 September 2026 | 23:24

Selengkapnya