Berita

Rapat kerja Kemenag/RMOL

Politik

Dirjen Bimas Katolik Diisi Orang Islam, Menag Fachrul Razi Buka Lelang Jabatan

SENIN, 10 FEBRUARI 2020 | 18:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kontroversi jabatan Direktorat Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Katolik Kementerian Agama diisi oleh Pelaksana tugas (Plt) Nur Cholis yang notabene beragama Islam terus menuai polemik.

Menanggapi polemik yang terjadi di masyarakat, Menteri Agama Fachrul Razi beralasan, penunjukan tersebut lantaran pejabat eselon I di lingkungan Bimas Katolik itu hanya ada satu orang. Sisanya merupakan pejabat eselon II dan III.

Karena itu, tidak sepatutnya pengganti Dirjen Bimas Katolik Kemenag sebelumnya, Eusabius Binsasi, menunjuk dari Ditjen Bimas Katolik yang bukan pejabat eselon I.


"Tidak ada (eselon I beragama Katolik). Ya kan selevel, kan ada aturannya. Katakanlah tidak boleh jabatan jenderal kemudian diisi mayor," kata Fachrul Razi di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/2).

Fachrul Razi menyatakan, untuk mengisi jabatan definitif tersebut, Kemenag akan membuka lelang jabatan untuk posisi yang ditinggalkan Eusabius Binsasi pada Juni 2019 lalu. Syaratnya, calon yang akan mengisi posisi tersebut harus beragama Katolik.

"Mulai minggu depan ini (lelang jabatan), keputusannya sudah ditandatangani. Melalui lelang jabatan tidak bisa sembarangan, udah ada aturannya," demikian Fachrul Razi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya