Berita

Azis Syamsuddin/Net

Politik

Pimpinan DPR Minta Pemerintah Pertimbangkan Tiga Hal Ini Sebelum Pulangkan Eks Kombatan ISIS

KAMIS, 06 FEBRUARI 2020 | 14:28 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rencana pemerintah untuk memulangkan mantan kombatan ISIS ke Indonesia harus melalui banyak kajian yang mendalam.

Begitu dikatakan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin kepada wartawan di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/2).

"Kalau pemulangan ISIS itu tinjauan dan pertimbangannya ada beberapa hal, minimal ada tiga pertimbangan," ujar Azis.


Dua pertimbangan utama adalah, mantan kombatan ISIS itu diterima di tanah air dan langsung dilakukan penyaringan untuk memastikan paham radikal lepas dari mereka.

"Filter atau dalam hal sosialisasi undang-udang dan segala macamnya itu dimasukkan yang bertanggung jawab adalah dalam hal ini sebagai leading sektornya adalah BNPT," kata Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini.

Untuk opsi ketiga, lanjutnya, adalah membatalkan rencana pemerintah tersebut dengan pertimbangan resiko penyebaran paham radikal ISIS di Indonesia.

Namun begitu, dikatakan Azis, sebelum menentukan itu semua. Terpenting nanti ditanyakan terlebih dahulu kesiapan BNPT untuk melakukan penyaringan jika rencana itu benar dilakukan.

"Tinggal BNPT kesiapan seperti apa, teknis pembahasan ada di Komisi II dengan BNPT," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya