Berita

Zulkifli Hasan berpeluang menang dengan mudah di Kongres PAN/Net

Politik

Tiga Kandidat Ketum PAN Tak Signifikan, Pengamat: Zulhas Bakal Menang Mudah

RABU, 05 FEBRUARI 2020 | 09:30 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Petahana Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, diyakini akan melenggang tanpa perlawanan dalam pertarungan di Kongres PAN pada 10 Februari 2020 mendatang.

Pasalnya, selain telah didukung mayoritas pengurus Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) dan DPD PAN, pergerakan tiga kandidat penantang Zulhas di Kongres (Asman Abnur, Mulfachri Harahap, Drajad Wibowo) belum terlihat signifikan.

Begitu disampaikan Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Rabu (5/2).


"Zulhas cukup terbuka menang. Ia petahana yang mendapat dukungan mayoritas DPW dan DPD. Gerakan tiga kandidat lainnya belum terlihat signifikan," kata Adi Prayitno.

"Inilah yang akan memudahkan Zulhas menang di Kongres nantinya," sambungnya.

Menurut Pengamat Politik dari UIN Syarief Hidayatullah Jakarta ini, kemenangan Zulhas terbuka lebar lantaran skill individunya dalam mengonsolidasikan dukungan mayoritas kader PAN pada Kongres V yang akan digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara, tersebut.

"Zulhas memiliki satu kemewahan untuk penetrasi sekaligus konsolidasi untuk mendapat dukungan mayoritas pemilik suara di kongres PAN," ungkap Adi Prayitno.

Kemewahan tersebut, lanjut Adi Prayitno, nyaris tidak dimiliki oleh kandidat lainnya yang menjadi penantang Zulhas di Kongres V PAN.

"Dengan asumsi tiga atau empat kandidat, Zulhas akan mudah memenangkan pertarungan," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya