Berita

Jaya Suprana/Ist

Jaya Suprana

Lanjutan Humor Banyumasan

SELASA, 04 FEBRUARI 2020 | 21:43 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

NASKAH “Menikmati Humor Banyumasan” (27 Januari 2020) memperoleh tanggapan gembira-ria dari berbagai pihak termasuk tidak kurang dari Pak Dahlan Iskan yang tidak perlu dijelaskan tentang siapa beliau .

Egalitarian

Sementara penulis biografi asal Batang merangkap Kepala Departemen Penelitian dan Pengembangan Pengurus Pusat Forum Taman Bacaan Masyarakat, Agus M. Irkham menegaskan bahwa di dalam ngapak beliau merasakan ada keintiman dan sikap egalitarian. Hangat, akrab dan membahagiakan.


Lain halnya dengan mahaguru kebudayaan Jawa saya yang juga pembatik merangkap kartunis dan penulis kelas langitan asal Kaliwungu, Darminto “Odios” Sudarmo bukan menanggapi namun malah memperparah suasana kejenakaan ngapak dengan sebuah lelucon Banyumasan berhias sentuhan pemikiran dasar matematika a la Principia Mathematica mahakarya barengan Russel-Whitehead sebagai berikut :

Ngapak

(Diawali berbagai sticker orang tertawa terbahak-bahak dan terguling-guling) “Iya ngapak lucu nemen kiye! Kaya kancane nyong crita, mangan ning warteg segane ora diitung. Lho ken? Lha iyalah, lawuh mujahir goreng siji, sayur tah loro, krupuk tela, lha sega priben carane ngetung? Saka siji? Ya, ora lah.

Apabila diterjemahkan ke bahasa Indonesia dengan resiko sirna sukma kengapakannya : “Iya ngapak memang sangat lucu! Seperti teman saya pernah cerita makan di Warung Tegal nasinya tidak dihitung. Lho kok bisa!? Lha iyalah, lauk pauk ikan mujahir goreng satu, sayur tahu dua, krupuk tiga, lha bagaimana cara menghitung nasi? Mulai dari satu? Ya, tentu saja tidak lah!”.

Naga-naganya Melly Goeslaw perlu bikin lagu baru berjudul “Menghitung Nasi”.

Penulis adalah pendiri Perhimpunan Pencinta Humor peneliti humorologi dan pembelajar kebudayaan Jawa 

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya