Berita

Menteri BUMN, Erick Thohir/Net

Politik

Demokrat: Erick Thohir Sesat Logika, Bentuk Saja Pansus Biar Terbongkar!

SELASA, 04 FEBRUARI 2020 | 21:00 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

  Tudingan Menteri BUMN Erick Tohir yang menyebut pihak-pihak yang "ngotot" membentuk panitia khusus (Pansus) Jiwasraya di DPR 'takut boroknya terbongkar dinilai ngawur.

Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon menyebut Erick Tohir telah mengrluarkan pernyataan dengan logika pemikiran yang sesat.

"Logika sesat ini mas Erick Thohir. Malah sebaliknya kami minta itu dibongkar," kata Jansen saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Selasa (4/2).


Dia justru menantang balik mantan Direktur Tim Kemenangan Nasional (TKN) Jokowi-Maruf itu, untuk secara terbuka untuk membongkar kebobrokan Jiwasrayagate dengan membentuk pansus.

"Buat saja pansus biar diuji sejak kapan dan dimasa siapa Jiwasraya ini hancur lebur, "dimaling" karena beli saham busuk. Sekalian dibuka nama-nama sahamnya dan kapan belinya. Biar fair," tegas Jansen.

Sebelumnya, Erick Tohir menyebut desakkan dari sejumlah partai politik untuk membentuk Pansus Jiwasraya itu memiliki orientasi membuat citra pemerintah buruk.

Sebab, kata dia, saat ini perkara Jiwasraya masih ditangani Kejaksaan Agung.

"Ini kan jangan-jangan kita balik yang teriak-teriak (Pansus) ini yang ketakutan ini dibongkar. Mungkin akan banyak oknum-oknum yang gerah selama ini jarah Jiwasraya dan sekarang Jaksa Agung proses hukum mulai masuk," ujar Erick Thohir dikutip dari Swamedium.

"Tapi kali ini dituduh-tuduh dan dibilang kita yang merampok ya. Saya rasa teman-teman tau lah siapa yang merampok," imbuhnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya