Berita

Sandiaga Salahudin UnoPKS/RMOL

Politik

Sri Mulyani Ngaku Mules Dengan Janji Jokowi, Sandiaga Uno: Itu Bosnya Loh Yang Ngomong

SELASA, 04 FEBRUARI 2020 | 20:10 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno sempat menyindir pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang mengaku 'sakit perut' dengan janji-janji Presiden Joko Widodo (Jokowi) terutama soal Kartu Pra Kerja yang dinilai menambah beban kerja Kemenkeu.

Sindiran dari mantan Cawapres itu bermula saat dia ditanya oleh politisi PKS Mardani Ali Sera, disela-sela acara bedah buku karyanya berjudul #KamiOposisi di Gedung Kura Kura, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/2).

"Bro, kalau jadi Menteri Keuangan, dalam kondisi perlambatan ekonomi kemudian perang dagang, saran buat oposisi apa biar negeri ini berkekuatan 7 persen?," ujar Mardani kepada Sandiaga Uno.


Kemudian Sandi justru menjawab hal yang tak diduga-duga lantaran dia mengutarakan kata-kata bernada satire.

"Pertama-tama membangun narasi bahwa 'sakit perut' karena janji-janji yang diucapkan presiden itu pasti enggak akan saya lakukan," kata Sandiaga Uno dan disambut tawa audiens.

Menurut Sandi, pernyataan Sri Mulyani tersebut dinilai akan membuat kekacauan baru akibat narasi yang tidak selaras dengan pemerintah dalam hal ini presiden Jokowi.

"Karena ini, kalau saya bilang menambah kekisruhan di segi narasi inti daripada apa yang pemerintah ingin capai," tuturnya.

"Itu bos-nya loh yang ngomong," imbuhnya menegaskan.

Kendati begitu, lanjut Sandi, dia pun mengakui bahwa kondisi keuangan yang dimiliki oleh negara saat ini masih terbatas. Namun, hal itu tergantung memanage keuangan yang terbatas itu dengan baik.

"Kita tahu bahwa kemampuan keuangan kita terbatas. Jadi harus ada skala prioritas ada yang enggak," pungkasnya.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya