Berita

Anies Baswedan/RMOL

Nusantara

Anies Baswedan Minta Semua Anak Buahya All Out Pertahankan WTP

SELASA, 21 JANUARI 2020 | 15:50 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2019 kembali jadi target Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ingin prestasi selama dua tahun berturut-turut kembali diraih.

Keinginan itu disampaikan Anies saat menghadiri dan memberikan arahan pada “Kick Off Meeting Penyusunan  LKPD Tahun Anggaran 2019” di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Selasa (21/1).


LKPD ini nantinya akan diserahkan kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

“Tanggal 13 Maret 2020 kita akan memulai penyerahan kepada BPK dan tanggal 27 Januari 2020 akan kick off,” ucap Anies.

Dalam kesempatan itu, Anies juga menggarisbawahi betapa pentingnya menuntaskan permasalahan aset yang menjadi catatan dan temuan BPK. Menurutnya, sebagian besar adalah masalah administrasi.

"Ini yang harus diselesaikan. Aset yang sudah puluhan tahun ini harus dibereskan, itu jadi PR utama,” jelas mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Hal tersebut bukan tanpa alasan. Sebab dengan mempertahankan WTP ini, maka akan berpengaruh juga pada Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) pada seluruh jajaran

Selain itu, Anies juga menyarankan kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membuat tim khusus sebagai langkah percepatan penyelesaian LKPD sesuai dengan ketentuan. Mengingat tahun ini batas akhir penyelesaian LKPD lebih maju daripada tahun sebelumnya.

“Kalau perlu buat tim percepatan penyelesaian LKPD, jadi ada tim khusus yang terdiri dari pribadi yang menurut Bapak/Ibu berkompeten. Saya minta kepada jajaran untuk all out mempertahankan WTP, dan bagi SKPD yang mengalami reorganisasi tetap harus dituntaskan pengerjaannya,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya