Berita

BPJS Kesehatan Naik/Net

Nusantara

Menkes Terawan Bakal Putuskan Tarif Kelas 3 BPJS Senin Besok

JUMAT, 17 JANUARI 2020 | 12:05 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Anggota Komisi IX DPR RI mendesak pemerintah dalam hal ini Menteri Kesehatan mengenai upaya peninjauan kembali peraturan kenaikan tarif BPJS terutama untuk Kelas III.

Menteri Kesehatan Dokter Terawan menyampaikan, hal tersebut akan dibahas kembali dengan Komisi IX DPR RI, dan akan memutuskan naik atau tidak pada hari Senin 20 Januari 2020 nanti.

“Untuk keputusan kelas 3 akan diadakan rapat dengar pendapat dengan DPR.  Rapat kerja hari Senin, keputusannya ada di sana,” kata Terawan di acara FGD bersama Gerindra di Komisi IX, Gedung Nusantara I, Komplek Senayan, Jumat (17/1).


Setelah mendengar pernyataan anggota dewan nantinya juga akan mendengarkan penjelasan dari BPJS mengenai alasan menaikkan tarif kelas III BPJS Kesehatan.

“Karena yang memutuskan di rapat kerja itu adalah kita ingin mendengarkan BPJS mau menjawab apa di sana. Karena itu rekomendasi yang diberikan untuk ditindaklanjuti oleh BPJS,” ucapnya.

“Jadi, keputusannya besok Senin apa yang mau dilakukan. Menkes bersama DPR, Komisi IX dan BPJS sudah menyepakatinya. Besok hari Senin itu apa jawabannya,” tandasnya.

Sebelumnya, pemerintah menaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan per 1 Januari 2020. Keputusan ini disesalkan banyak pihak, terlebih turut naiknya iuran BPJS Kesehatan Kelas 3.

Besarnya kenaikan tersebut, adalah:
Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) atau Peserta Mandiri Kelas 3 naik dari Rp 25.500 menjadi Rp 42.000 per jiwa.
Kemudian, Kelas 2 naik dari Rp 51.000 menjadi Rp 110.000 per jiwa.
Selanjutnya, Kelas 1 naik dari Rp 80.000 menjadi Rp 160.000 per jiwa.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya