Berita

Lulusan perguruan tinggi/Net

Nusantara

DOA Pendorong Utama Perguruan Tinggi Berkualitas

KAMIS, 16 JANUARI 2020 | 13:08 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ada banyak faktor yang mendorong terciptanya perguruan tinggi yang berkualitas. Tapi ada tiga hal utama yang menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III, M. Samsuri paling berpengaruh.

Dalam presentasinya di seminar bertajuk "Leaders: Bringing Higher Education Leading in Quality" di kampus LSPR, Sudirman Park, Jakarta, Kamis (16/1), Samsuri mengatakan ada tiga hal penting yang harus berjalan guna menciptakan perguruan tinggi yang dapaf berdaya saing.

Tiga hal tersebut dia singkat dengan DOA, yaitu dana, orang, dan alat.


"Perguruan tinggi harus di-support dengan sumber daya, baik sumber daya manusia maupun sarana prasarana, dan kekuatan finansial yang mumpuni," ujarnya.

Dengan adanya ketiga faktor tersebut, seorang pemimpin perguruan tinggi mempunyai kesempatan yang lebih besar untuk bersaing. Untuk selanjutnya, yang diperlukan adalah seorang pemimpin yang memiliki jiwa katalisator.

"Kita harus menjadi katalisator, orang yang selalu berusaha mempercepat proses. Jangan ketika menjadi pemimpin, menjadi inhibitor yang menghambat proses," ucap Samsuri

"Kalau bisa dipercepat kenapa harus diperlambat?" tegasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya