Berita

Doni Monardo dan Anies Baswedan/Net

Nusantara

Doni Monardo Ungkap Dua Penyebab Banjir Melanda Jakarta

RABU, 01 JANUARI 2020 | 19:37 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Banjir menjadi kejutan warga DKI Jakarta dan sekitarnya di awal tahun 2020. Banjir menggenang di sejumlah titik di wilayah Jabodetabek.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengungkap ada dua penyebab banjir melanda DKI Jakarta.

Penyebabnya adalah curah hujan yang tinggi dan debit air laut yang di luar batas normal.


Doni mengatakan, curah hujan yang terjadi selama dua hari terakhir di Jakarta Bogor, Depok, Tanggerang dan Bekasi, mencapai lebih dari 300 milimeter.

Padahal jika merujuk kepada angka normal yang dicatat Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), besaran curah hujan hanya sekitar 50 hingga 100 milimeter.

Sementara, untuk batas debit air laut normal ialah 160 centimeter dari permukaan laut. Tapi nyatanya, debit air laut sudah mencapai ketinggian 184 centimeter dari permukaan laut.

Hal ini lah yang membuat BNPB mengantisipasi perkembangan curah hujan sejak pekan lalu.

"Pada Jumat lalu kita sudah koordinasi dengan BPBD DKI Jakarta, dan sebenarnya sudah ada langkah-langkah kesiapsiagaan, tetapi karena mulai tadi malam sampai dengan dinihari, curah hujan yang sangat lebat, mencapai lebih dari 300 milimeter," ucap Doni dalam Jumpa Pers di Pintu Tenggara Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Rabu (1/1).

Untuk wilayah DKI Jakarta, Doni menyebutkan sejumlah daerah yang mengalami curah hujan tinggi terdampak banjir.

Daerah-daerah tersebut di antaranya Halim Perdanakusuma, yang memiliki curah hujan hingga 377 milimeter. Selain itu, daerah sekitar Taman Mini Indonesia Indah (TMII) curah hujannya juga cukup tinggi, yakni 350 milimeter. Sementara daerah terakhir ialah Jati Asih, dengan curah hujan mencapai 270 milimeter.

"Jadi, ini merupakan suatu rekor untuk curah hujan tinggi dalam beberapa jam terakhir," ungkapnya.

Adapun debit permukaan air laut yang terbilang tidak normal, juga menjadi sebab banjir di Jakarta belum surut di beberapa lokasi.

"Sehingga, sebagian air yang ada di darat tidak bisa mengalir dengan lancar ke laut," katanya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya