Berita

Kebakaran Pasar/Net

Nusantara

Angka Kebakaran Pasar Meningkat Di 2019, IKAPPI: Rapor Merah Presiden Jokowi

SELASA, 31 DESEMBER 2019 | 17:02 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) berikan rapor merah pada pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam perlindungan pedagang pasar selama tahun 2019.

Ketua Umum IKAPPI, Abdullah Mansuri menyebut selama ini pemerintah terlalu sibuk dengan menjamin kepuasan masyarakat dengan menjaga harga pangan di pasar.

"Tetapi keamanan terhadap para pedagang pasar-pun tidak menjadi perhatian pemerintah sama sekali," ujar Mansuri kepada wartawan, Selasa (31/12).


Salah satu yang kurang diperhatikan adalah keamanan fasilitas pasar. Kata Mansuri, selama 2019 tercatat telah terjadi 200 kasus kebakaran pasar.

"Kami mencatat telah terjadi 200 kasus kebakaran pasar di seluruh Indonesia pada tahun 2019. Angka ini jauh lebih besar dari tahun tahun sebelumnya," jelasnya.

Sambungnya, angka kebakaran yang mengalami kenaikan signifikan dalam tiga tahun terakhir ini menunjukkan ketidakpedulian pemerintah terhadap nasib masyarakat kecil.

"Jika kita menyoroti secara lebih mendalam,  ada berapa ruko yang terbakar dalam satu titik? Berapa miliar kerugian masyarakat yang diakibatkan oleh kasus tersebut?" tanyanya.

Mansuri menyebutkan bahwa pemerintah pernah menerbitkan Kepmen PU No.10/KPTS/2000 tentang ketentuan teknis pengamanan terhadap bahaya kebakaran pada bangunan dan lingkungan.

Jika merujuk pada Kepmen PU itu, maka pasar yang akan dibangun harus juga memenuhi unsur sarana penyelamatan, sistem proteksi aktif atau pasif hingga pengawasan dan pengendalian kebakaran.

"Sehingga, jika merujuk pada Kepmen ini, maka dapat disimpulkan bahwa pemerintah menunjukkan sikap inkonsistennya," tukasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Tumbuhkan Mimpi Puluhan Anak Nelayan Cilincing Lewat Nobar Film

Senin, 14 September 2026 | 03:18

Sejumlah Alutsista TNI Gercep Sisir Korban KM Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 02:55

Kesehatan di Tepi Republik

Senin, 14 September 2026 | 02:29

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Bukti Kepercayaan Dunia Usaha Terus Menguat

Senin, 14 September 2026 | 01:54

Terpilih jadi Ketum HPK Kosgoro 1957, Eric Hermawan Langsung Tancap Gas Konsolidasi

Senin, 14 September 2026 | 01:24

Abu Vulkanik Berbahaya bagi Air dan Ikan, Begini Penjelasannya

Senin, 14 September 2026 | 00:55

KDM Dinilai Lebih Utamakan Pencitraan Ketimbang Solusi Defisit APBD Jabar

Senin, 14 September 2026 | 00:33

Menuju HUT ke-81, Panglima TNI Buka Rangkaian 72 Lomba Open Turnamen

Senin, 14 September 2026 | 00:11

SOKSI Siap Tempuh Jalur Hukum Gugat 'Bocor Alus Tempo'

Minggu, 13 September 2026 | 23:48

Asta Cita, Zakat, dan Jalan Baru Mengentaskan Kemiskinan

Minggu, 13 September 2026 | 23:24

Selengkapnya